Zero Accident, Pelabuhan Tanjung Perak Raih Penghargaan

8

05 Mei 2015

Surabaya – Manajemen PT Pelindo III Tanjung Perak serius menata dan membersihkan lingkungan pelabuhan tersebut. Hal itu mengacu pada Surat Edaran General Manager Pelindo III Tanjung Perak Nomor: SE.15/PM.02/TPR-2014 tentang Penerapan Sistem Manajemen K3 dan Keamanan di seluruh wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) cabang Tanjung Perak.

“Tekad menjadi yang terkuat dan memberi yang terbaik kepada pengguna jasa. Itulah yang dilakukan PT Pelindo III Tanjung Perak, sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab terhadap upaya pengembangan SDM di Tanah Air. Salah satunya dengan berusaha menerapkan budaya SMK3 untuk zero accident, dengan berhasil mendapatkan Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award) tingkat regional Jawa Timur dan nasional,” ujar Bambang Hasbullah, Deputy General Manager Pelindo III Tanjung Perak.

Pada hari Rabu (22/4/2015), Gubernur Jatim, Soekarwo, di acara Penghargaan Kepada Bupati/Walikota se-Jatim, Perusahaan Penerima Kecelakaan Nihil (Zero Accident) dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Jawa Timur, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, mengatakan, “Kami berharap kepada seluruh elemen terkait, baik perusahaan maupun pekerja atau buruh, tetap mengedepankan budaya SMK3, terutama di tempat kerja dan saya berharap walikota/bupati yang telah mendapat penghargaan ini sebagai penyebar kultural sehingga perusahaan-perusahaan di wilayahnya bisa menerapkan komitmen K3.”

Pakde Karwo memberikan penghargaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) kepada perusahaan yang ada di Jawa Timur. Di tahun 2015 ini, ada 56 perusahaan yang tersebar di 15 kabupaten/kota menerima penghargaan tersebut, atau naik dibanding tahun lalu sebanyak 38 perusahaan. Dari 56 perusahaan tersebut, sebanyak 21 perusahaan berasal dari Surabaya dan salah satunya adalah Pelindo III cabang Tanjung Perak.

“Maksud dan tujuan pemberian penghargaan ini adalah untuk lebih membudayakan K3 di perusahaan di Jatim khususnya sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, nyaman, sehat dan produktif, ” ujar Dhany Rachmad Agustian, Kahumas Pelindo III Tanjung Perak. Penertiban lingkungan kerja di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak terus ditingkatkan dari waktu ke waktu. Seperti para buruh bongkar muat telah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti rompi, helm, safety shoes, identitas diri, dan alat pendukung lainnya. Kontrol terhadap penerapan wajib memakai APD setiap hari gencar dilakukan oleh petugas port security melalui penertiban maupun himbauan lewat spanduk yang dipasang di tiap terminal.

“Selanjutnya, kami harap semua pemangku kepentingan yang berkegiatan dapat memahami, mengerti dan melaksanakan semua aturan yang ditetapkan oleh manajemen Pelabuhan Tanjung Perak demi kelancaran, kenyamanan dan keselamatan semua yang bekerja di Pelabuhan Tanjung Perak tidak terkecuali pegawai Pelindo III sendiri untuk menggapai zero accident,” tambah Dhany.

Source Zero Accident, Pelabuhan Tanjung Perak Raih Penghargaan

Leave A Reply

Your email address will not be published.