Wujudkan Layanan Navigasi Kelas Dunia, ATC Didorong Tingkatkan Kompetensi

10

09 Agustus 2017 |¬†Bali – Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso mendorong Air Traffic Controllers di Indonesia untuk terus meningkatkan kompetensi dalam mewujudkan layanan navigasi kelas dunia. “Layanan navigasi Indonesia dalam lima tahun terakhir ini menunjukkan perkembangan sangat baik dan ATC Indonesia memiliki peranan penting dalam hal tersebut. Tapi kita tidak boleh puas, harus terus meningkatkan kompetensi sehingga bisa bersaing dengan negara-negara maju,” ujar Agus saat memberikan ucapan selamat dalam Gala Dinner perayaan ulang tahun ke-18 Indonesia Air Traffic Controllers Association (IATCA) di Bali, Sabtu (5/8).

Organisasi pemandu lalu lintas udara Indonesia atau IATCA merayakan hari jadinya yang ke-18 dengan menyelenggarakan acara yang bertemakan “”EXISTENCE THROUGH THE SOCIETY” yang berlangsung di Villa Phalosa, Bali dari tanggal 4 – 6 Agustus 2017. Selain dihadiri Dirjen, acara dihadiri juga oleh Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto, Direktur Operasi Wisnu Darjono, Direktur Keuangan Triyana, serta serta 26 orang ATC Singapore dan 58 orang ATC Malaysia. Hadir juga perwakilan DPC cabang IATCA dan Asosiasi Pilot Garuda (APG).

Disampaikan Agus, kelahiran AirNav Indonesia sebagai satu-satunya lembaga penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan merupakan amanat dari UU No 1 tahun 2009 tentang Penerbangan. “Dengan satunya layanan navigasi di seluruh Indonesia, keselamatan penerbangan diharapkan dapat terjaga dan kita bisa bersaing dengan negara-negara lainnya,” ujar Agus. Karena itulah, dia menilai, visi AirNav Indonesia untuk menjadi penyelenggara layanan navigasi terbaik di Asia Tenggara merupakan hal yang tepat.

“Indonesia merupakan negara terbesar di kawasan ini. Presiden Joko Widodo berkali-kali menegaskan Indonesia harus juga unggul di kawasan Asia Tenggara, termasuk di sektor penerbangan. ATC sebagai pemandu lalu lintas udara, memiliki peranan penting untuk mewujudkan hal itu,” terang Agus yang juga Ketua Dewan Pengawas Perum LPPNPI tersebut.

Dirjen menyampaikan, penambahan jumlah personil dan peningkatan kompetensi ATC merupakan hal yang harus menjadi fokus bersama. Untuk peningkatan kuantitas, Agus mengatakan, selain Kementerian Perhubungan telah terdapat juga pihak swasta yang ingin berperan mencetak para ATC. “Untuk kualitas, saya lihat AirNav Indonesia sudah melakukan berbagai program yang sangat bagus. Karena itu IATCA harus menjalin kerjasama yang baik dengan managemen, selain itu juga harus menjalin kerjasama yang baik dengan sahabat ATC negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia yang bersemangat hadir mencerminkan kebersamaan kali ini karena memang pemanduan lalu lintas udara merupakan pelayanan pemanduan udara yang seamless menerus tanpa batas sekat antar negara,” ujarnya.

Direktur Utama AirNav Indonesia, Novie Riyanto menyatakan, pihaknya telah melakukan berbagai program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi ATC. Mulai dari mengadakan kursus untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sehingga mencapai level 4, sampai mengirim ATC untuk belajar ke luar negeri. “Sejak 2015 setiap tahun kami mengirimkan ATC untuk belajar di London dan Perancis bekerjasama dengan lembaga kelas dunia. Kami juga membuat kursus singkat di Indonesia dengan mendatangkan pengajar-pengajar dari negara maju,” jelas Novie.

Selain itu, untuk menambah pengalaman dan wawasan ATC, AirNav juga bekerjasama dengan operator navigasi di negara lain untuk melakukan pertukaran ATC. “Jadi ATC Australia mengontrol di Indonesia, ATC kita juga ke Australia mengontrol di sana. Sejauh ini banyak apresiasi dari luar terhadap kualitas ATC kita,” papar Novie.

Ketua umum IATCA Suwandi menyatakan IATCA terus menjaga sikap professional dan berupaya meningkatkan pelayanan yang terbaik. “Kami ATC Indonesia bekerja profesional dan menjamin pelayanan navigasi penerbangan Indonesia dengan aman, nyaman, dan efisien. Mendukung seluruh kebijakan regulator untuk pelaksanaan pelayanan navigasi dengan aman” ujarnya. Dengan adanya pernyataan tersebut IATCA secara organisasi akan bersinergi dengan Manajemen AirNav Indonesia yang mengemban amanat Pemerintah sesuai yang tertuang dalam PP nomor 77 Tahun 2012.

Source Wujudkan Layanan Navigasi Kelas Dunia, ATC Didorong Tingkatkan Kompetensi

Leave A Reply

Your email address will not be published.