Wagub Maluiku Buka Kegiatan Sosialisasi Kenaikan Besar Santunan JR Maluku

14

31 Mei 2017, Humas Maluku — Jasa Raharja Maluku (Persero) Cabang Maluku menggelar kegiatan sosialisasi kenaikan besaran santunan korban kecelakaan penumpang umum dan korban kecelakaan lalulintas yang segera diberlakukan terhitung mulai 1 Juni 2017 mendatang.

Acara sosialisasi yang berlangsung di Swissbell Hotel Ambon pada Senin (29/5/2017) itu dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua. Sejumlah pemangku kepentingan di Maluku juga hadir dalam kegiatan sosialisasi itu, seperti Dirlantas Polda Maluku, Kombes Pol. Heru Tri Sasono, Kepala OJK Maluku, Bambang Hermanto, Organda Maluku.

Selain itu hadir dalam kegiatan tersebut juga Kepala BRI Cabang Ambon, Kepala Ombudman Perwakilan Maluku, Kepala PT Jasa Raharja Putra Cabang Ambon, perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, perwaklan dinas pendapatan daerah, para mahasiswa dan sejumlah instansi terkait lainnya.

Wakil Guberur Maluku, Zeth Sahuburua dalam sambutannya sangat mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan Jasa Raharja Maluku perubahan kenaikan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Menurut Zeth sosiliasi yang dilakukan itu sangatlah penting bagi seluruh masyarakat di Maluku.

“Kepada Jasa Rahrja saya ucapkan terima kasih atas segala perhatiannya dengan menggelar acara ini, kami pemerintah daerah Maluku menggagap acara ini sangatlah penting, sekali lagi sangat penting, dan ada beberapa acara yang saya tangguhkan untuk menghadiri acara ini,”ungkapnya.

Sementara itu Kepala Jasa Raharja Persero (Cabang) Maluku, Marganti Sitinjak dalam sambutannya mengatakan, sosialiasi kenaikan besaran santunan korban kecelakaan penumpang umum dan korban kecelakaan lalulintas yang digelar pihaknya itu merupakan kegiatan yang dilakukan secara serentak oleh PT Jasa Raharja se-Indonesia.

“Kegiatan ini diselenggarakan secara nasional oleh Jasa Raharja untuk mengsosialisasikan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK/.010/2017 tertanggal 13 Februari 2017 tentang besar santunan dan iuran wajib dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang alat angkutan penumpang umum di darat, sungai, danau, Feri penyeberangan, laut dan udara,”ungkapnya.

Selain Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK/.010/2017, kegiatan tersebut juga untuk mengsosialisasikan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010 tertanggal 13 Februari 2017 besar santunan dan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan.

Dia berharap dengan adanya sosialisasi tersebut, masyarakat di Maluku dapat dengan jelas mengetahui informasi terkait dengan perubahan kenaikan besaran santunan korban kecelakaan alat angkutan umum dan korban kecelakaan lalu lintas jalan.

“Harapannya dengan kegiatan ini masyarakat bisa mengetahui informasi mengenai perubahan santunan yang akan dibayarkan nanti,”katanya.

Dengan perubahan peraturan menteri itu, maka secra otomatis terhitung mulai 1 Juni 2017 mendatang besaran santunan bagi korban kecelakaan yang akan dibayarkan oleh Jasa Raharja Maluku naik 100 persen.

Jika peraturan sebelumnya korban meninggal dunia hanya mendapat santunan Rp 25 juta, maka dengan peraturan baru ini akan naik menjadi Rp 50 juta, begitu pun untuk korban kecelakaan yang mengalami cacat tetap maksimal mendapatkan Rp 50 juta. Sedangkan untuk korban kecelakaan yang dirawat di rumah sakit naik menjadi Rp20 juta dari sebelumnya yang hanya Rp 10 juta.

Dalam peraturan itu Jasa Raharja juga memberikan biaya pekuburan bagi korban kecelakaan yang tidak memiliki ahli waris sebesar Rp 4 juta, termasuk biaya transportasi bagi para korban kecelakaan menuju rumah sakit.

Source Wagub Maluiku Buka Kegiatan Sosialisasi Kenaikan Besar Santunan JR Maluku

Leave A Reply

Your email address will not be published.