Upgrade Kompetensi Asisten Muda Bagian Tanaman sebagai Ujung Tombak Pabrik Gula Hadapi MEA 2015 (Bagian II)

4

Senin, 30 Maret 2015 | Di dalam menghadapi MEA persiapan PTPN X 2015 harus matang benar, apalagi bagian tanaman di pabrik gula merupakan “salesman/marketing” karena mereka disamping mencari lahan, menanam, memelihara sampai mengawal proses tebang angkut juga sebagai public speaking kepada para petani, seperti tugas pokok seorang Asmud II yaitu sebagai penyuluh kepada petani, namun setiap informasi harus lebih mengena agar para petani tetap yakin dan mampu untuk diajak bekerja sama dalam kemitraan dengan baik.

Untuk itu sebagai bekal bagi karyawan PTPN X pada umumnya dan Asmud II bagian tanaman khususnya perlu diadakan pelatihan-pelatihan yang didalamnya ada hal edukasi dan upgrade soft skill maupun hard skill antara lain yang pertama dengan pelatihan Bahasa Inggris. Di banyak pabrik gula rata-rata kemampuan berbahasa Inggris Asmud II masih kurang. Dalam menghadapi MEA 2015 bahasa asing (Inggris) mutlak diperlukan tidak hanya untuk jenjang para asisten manajer ke atas namun untuk para karyawan pelaksana selevel Asmud II baik pegawai tetap maupun PKWT, ditunjang dengan bagian tanaman yang baru gencar menerapkan teknologi mekanisasi di lahan tebu. Mekanisasi menjadi mutlak karena akan meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya (HPP), kebanyakan teknologi mekanisasi berasal dari luar negeri terkait dengan metode, sistem, peralatan, dan personalnya. Untuk itu para Asmud II juga wajib mengetahui dan menguasainya, bahkan tidak menutup kemungkinan Asmud II ada yang diikutsertakan ke luar negeri untuk benchmark di negara-negara yang sudah menerapkan full mekanisasi seperti Thailand, Brazil dan Kolombia. Dengan berbagai program mekanisasi tersebut maka Asmud II dituntut ahli dan menguasai bahasa Inggris sebagai bahan untuk menyerap, menerapkan metode mekanisasi ini kepada petani.

Bekal kedua untuk Asmud II adalah keahlian tentang dunia komputer dan internet. Dalam era globalisasi hal ini sangat mutlak untuk dikuasai, semua pekerjaan sekarang ini melibatkan komputerisasi dan internet, mengerjakan laporan-laporan antara lain garapan kemajuan pekerjaan kebun yang dilaporkan setiap periode dan bahkan ke depan laporan kemajuan pekerjaan kebun dilaporkan melalui SIPG ON FARM setiap saat dan membutuhkan jaringan komputer dan internet untuk aplikasinya, untuk mengerjakan taksasi juga menggunakan aplikasi komputer dalam mengolah data dengan rumus sehingga mampu menghasilkan data yang akurat, dan masih banyak laporan ataupun pekerjaan yang melibatkan komputer, Asmud II terutama yang sudah berumur hanya sedikit yang bisa menggunakan komputer apalagi ber-surving internet. Untuk itu perlu diadakan pelatihan tentang komputerisasi terhadap karyawan pelaksana bagian tanaman, pelatihan meliputi Microsoft Office (Word, Excel dan Powerpoint) dan internet sehingga karyawan dapat melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan komputer secara lebih baik.

Source Upgrade Kompetensi Asisten Muda Bagian Tanaman sebagai Ujung Tombak Pabrik Gula Hadapi MEA 2015 (Bagian II)

Leave A Reply

Your email address will not be published.