Upah Minimum Kota (Umk) Jawa Tengah

30

Jakarta, 28 Desember 2015

Setiap tahun baik pengusaha maupun buruh selalu menungu-nunggu berapa upah minimum yang ditetapkan oleh pemerintah khususnya provinsi Jawa Tengah. Bagi Pengusaha untuk menghitung biaya upah yang akan dibayarkan kepada pekerjanya. Buruh menghitung berapa upah yang akan diterimanya, berapa kenaikan kenaikannya, apakah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup minimalnya. Konflik kepentingan ini akan terus berlangsung setiap setiap tahun, oleh sebab itu proses penetapan upah minimum ini begitu panjang. Adanya tarik ulur pengusaha dengan perwakilan buruh.

Setiap tahun baik pengusaha maupun buruh selalu menungu-nunggu berapa upah minimum yang ditetapkan oleh pemerintah khususnya provinsi Jawa Tengah. Bagi Pengusaha untuk menghitung biaya upah yang akan dibayarkan kepada pekerjanya. Buruh menghitung berapa upah yang akan diterimanya, berapa kenaikan kenaikannya, apakah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup minimalnya. Konflik kepentingan ini akan terus berlangsung setiap setiap tahun, oleh sebab itu proses penetapan upah minimum ini begitu panjang. Adanya tarik ulur pengusaha dengan perwakilan buruh. Senin, 21 Desember 2015 memberitakan dari 35 kabupaten/kota, UMK Kota Semarang tahun 2016 ditetapkan sebagai yang tertinggi, yakni Rp 1.909.000. Sementara UMK yang terendah yakni Kabupaten Banjarnegara Rp 1.265.000.

“Keputusan ini resmi berlaku pada 1 Januari 2016 mendatang,” kata Ganjar.

Antaranews.com, Senin, 21 Desember 2015 memberitakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menetapkan upah minimum kabupaten/kota 2016 dengan menandatangani Keputusan Gubernur bernomor 560/66 Tahun 2015 tertanggal 20 November 2015. Terkait dengan penetapan UMK di 35 kabupaten/kota itu, Ganjar meminta masing-masing kepala daerah melakukan sosialisasi terhadap Asosiasi Pengusaha Indonesia, serikat buruh, memfasilitasi perusahaan yang tidak mampu untuk mengajukan penangguhan UMK pada pekerja yang masa kerjanya kurang dari satu tahun.

Berikut perincian UMK 2016 di Jateng, Kota Semarang Rp1.909.000, Kabupaten Demak Rp1.745.000, Kabupaten Kendal Rp1.639.600, Kabupaten Semarang Rp1.610.000, Kota Salatiga Rp1.450.953, Kabupaten Grobogan Rp1.305.000, Kabupaten Blora Rp1.328.500, Kabupaten Kudus Rp1.608.200, Kabupaten Jepara Rp1.350.000, Kabupaten Pati Rp1.310.000. Kabupaten Rembang Rp1.300.000, Kabupaten Boyolali Rp1.403.500, Kota Surakarta Rp1.418.000, Kabupaten Sukoharjo Rp1.396.000, Kabupaten Sragen Rp1.300.000, Kabupaten Karanganyar Rp1.420.000, Kabupaten Wonogiri Rp1.293.000, Kabupaten Klaten Rp1.400.000, Kota Magelang Rp1.341.000, Kabupaten Magelang Rp1.410.000, Kabupaten Purworejo Rp1.300.000, Kabupaten Wonosobo Rp1.326.000, Kabupaten Kebumen Rp1.324.600.

Kabupaten Banyumas Rp1.350.000 Kabupaten Cilacap Wilayah Kota Rp1.608.000, Kabupaten Cilacap Wilayah Timur Rp1.490.000, Kabupaten Cilacap Wilayah Barat Rp1.483.000, Kabupaten Temanggung Rp1.313.000, Kabupaten Banjarnegara Rp1.265.00, Kabupaten Purbalingga Rp1.377.500, Kabupaten Batang Rp1.467.500, Kota Pekalogan Rp1.500.000, Kabupaten Pekalongan: Rp1.463.000, Kabupaten Pemalang: Rp1.325.000, Kota Tegal Rp1.385.000, Kabupaten Tegal Rp1.373.000, Kabupaten Brebes Rp1.310.000.

Source Upah Minimum Kota (Umk) Jawa Tengah

Leave A Reply

Your email address will not be published.