Untuk 3 Sesi Berturut-turut Harga Karet Terpukul

21

05 Agustus 2015 — Harga karet alami berjangka di akhir perdagangan bursa Tocom siang ini terpantau masih bertahan di teritori merah (4/8). Harga komoditas ini ditutup lesu akibat kinerja bursa saham yang masih kurang meyakinkan di Asia. Bursa saham Jepang dan Hong Kong masih bergerak lesu meskipun bursa Shanghai ditutup naik tajam akibat campur tangan pemerintah Tiongkok.

Harga minyak mentah juga cenderung menguat pada perdagangan hari ini, meskipun masih berada di kisaran paling rendah dalam 6 bulan terakhir. Kondisi tersebut memberikan dukungan bagi pergerakan harga karet berjangka. Tampak harga komoditas ini rebound dari level pembukaan pagi tadi yang mengalami penurunan lebih tajam dibandingkan penurunan pada penutupan perdagangan hari ini.

Harga karet berjangka Tocom masih terkurung dalam pola bearish yang kuat. Harga berada di bawah 200 yen per kilogram dan belum menampakkan tanda-tanda akan rebound dengan solid. Penurunan harga minyak mentah membuat biaya untuk produksi karet sintetis menjadi lebih murah. Dampaknya permintaan karet alami hari ini mengalami penurunan.

Pada perdagangan hari ini harga karet alami berjangka ditutup anjlok untuk 3 sesi. Harga karet berjangka untuk kontrak paling aktif di bursa komoditas Tokyo yaitu kontrak bulan Januari 2016 berakhir dengan membukukan pelemahan sebesar 2,9 yen atau setara dengan 1,48 persen menjadi 194,5 yen per kilogram. Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga karet berjangka di Tocom pada perdagangan selanjutnya akan kembali dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar yen Jepang dan harga minyak

mentah. Jika harga minyak mentah bergerak retreat dan melemah malam tadi penurunan harga karet berpotensi untuk kembali terpuruk. Harga komoditas karet berjangka di bursa Tocom akan mengetes level support di 190,00 yen dan 187,00 yen. Harga akan menemui resistance pada level 197,00 dan 203,00 yen.

Source Untuk 3 Sesi Berturut-turut Harga Karet Terpukul

Leave A Reply

Your email address will not be published.