Transparansi Pelindo III Dorong Kepercayaan Investor

10

16 Desember 2015

Surabaya – Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Persero Saefudin Noer mengatakan penetapan perusahaanya sebagai salah satu dari 10 BUMN paling transparan oleh Komisi Informasi Pusat mendorong investasi dan tingkat kepercayaan investor dalam menanamkan modalnya. “Dengan adanya prestasi ini para investor akan semakin mantap melakukan investasi kepada Pelindo III. Ini buah dari prinsip transparansi yang selalu kami pegang,” katanya, Selasa (15/12/2015).

Saefudin yang menanggapi penghargaan ini mengaku, prestasi ini merupakan bagian dari upaya Pelindo III menciptakan transparansi bagi “global bond holders”, yakni semua informasi dapat diakses pada laman atau “website” dan sebaginya. “Penghargaan ini juga bagian dari mempertahankan rating atau peringkat yang terus dipantau “global rating agency” atau tiga agen pemeringkatan dunia, yakni  Moody, S and P dan Fitcht,” katanya.

Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto mengatakan prestasi ini perlu ditingkatkan, sebab BUMN yang dipimpinnya masih berada di peringkat delapan, dan peringkat itu menunjukkan masih ada yang perlu ditingkatkan lagi berkaitan dengan Keterbukaan Informasi Publik. “Kami nomor delapan dari total 139 BUMN yang ada di Indonesia. Artinya, ada yang harus kami tingkatkan, meski setidaknya peringkat tersebut sudah cukup baik,” kata Djarwo. Djarwo mengatakan, Pelindo III terus berusaha tunduk terhadap aturan yang ditetapkan pemerintah, karena melaksanakan perintah Undang-undang menjadi suatu kewajiban, sebab status Pelindo III adalah perusahaan milik negara.

“Keterbukaan informasi merupakan bagian dari komitmen perusahaan terkait dengan ‘good corporate governance’, dan kami merupakan BUMN yang taat pada aturan,” katanya. Sebelumnya, Komisi Informasi menetapkan 10 BUMN paling transparan hasil pemeringkatan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2015, yakni PT Taspen, PT Bio Farma, PT Perusahaan Listrik Negara, PT Kereta Api Indonesia, Perum Perhutani, PT INTI, PT Jasa Raharja, PT Pelindo III, PT BTN dan PT Adhi Karya.

Penetapan itu, diumumkan langsung oleh Ketua Komisi Informasi Pusat Abdulhamid Dipopramono di hadapan Presiden Jokowi, dalam rangka Penganugerahan Keterbukaan Informasi Tahun 2015 bagi badan publik di Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Selasa. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebutkan pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik sebagai upaya untuk mewujudkan tata kelola yang baik. Hal tersebut sejalan dengan nawacita yang diusung oleh pemerintahan Jokowi-JK. “Sudah saatnya kita menjalankan pemerintahan yang efektif, bersih, demokratis dan terpercaya, karena saat ini sorotan publik tak dapat dihindarkan lagi,” ujar Rudi.

Source Transparansi Pelindo III Dorong Kepercayaan Investor

Leave A Reply

Your email address will not be published.