Tradisi Munggahan di Curug Gado Bangkong Tasikmalaya

10

TASIKMALAYA, PERHUTANI (06/06/2016) | Tradisi Munggahan adalah tradisi warga Tasikmalaya dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Acara munggahan kali ini banyak warga berkunjung ke Wana Wisata Curug Gado Bangkong terdapat di Petak 28a Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cisayong, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tasikmalaya, Desa Santana Mekar Kecamatan Cisayong sehari sebelum puasa Minggu (05/06).

“Curug Gado Bangkong dikunjungi sekitar 1.210 orang pada hari-hari menjelang Ramadhan, karena selain panoramanya indah biaya masuknya relatif murah hanya lima ribu rupiah,” demikian Administratur Perhutani Tasikmalaya Henry Gunawan.

Dani Muharam dari Kota Tasikmalaya Kelurahan Lengkongsari dan Fitri Nuraeni dari Pagerageung adalah contoh pengunjung yang sengaja datang untuk acara munggahan bersama keluarganya.

Selain lokasi yang mudah dijangkau dari Kota Tasikmalaya, Curug Gado Bangkong bisa diakses lewat jalur Tasikmalaya – Cisayong – Curug Gado Bangkong sepanjang 20 Km, jalur Ciawi – Cisayong – Curug Gado Bangkong 23 Km dan ketiga jalur Ciamis – Tasikmalaya – Cisayong – Curug Gado Bangkong sepanjang 39 Km.

Menariknya disekitar Curug ini banyak warga masyarakat menjajakan makanan khas daerah seperti sayuran pakis, poh pohan, rombeh, saladah, pecel dan buah-buahan lokal. Sekali waktu tak ada salahnya mencoba.

Source Tradisi Munggahan di Curug Gado Bangkong Tasikmalaya

Leave A Reply

Your email address will not be published.