Terminal 3 Soeta Membawa Berkah Industri Properti

70

24 Oktober 2016

”Perluasan bandara Soekarno-Hatta akan menambah kapasitas kota di dalam melayani pengunjung yang bertambah banyak dan yang akhirnya akan menambah permintaan tamu baik turis maupun korporasi,” kata Head of Research Cushman & Wakefield Indonesia, Arief Rahardjo di Jakarta, Sabtu (22/10/2016).

Sebagaimana diketahui, Terminal 3 baru Bandara Internasional Soeta di Tangerang, Banten, melayani penerbangan domestik sejak 9 Agustus 2016. Dengan perluasan ini, diperkirakan bisa menambah kapasitas penumpang menjadi 25 juta orang per tahun. Atau naik 52 juta penumpang per tahun. Arief juga mengungkapkan adanya kenaikan permintaan dari bisnis perhotelan. Khususnya aktivitas MICE yang berukuran kecil dan sedang, bakal memicu bertambahnya hotel bintang 3 dan 4. Sedangkan tingkat hunian sampai akhir 2016, untuk masing-masing segmen hotel, lanjutnya, diperkirakan mencapai 58,8% untuk bintang-3; 60,2% untuk bintang-4; dan 54,4% untuk bintang 5.

Sebelumnya, PT Angkasa Pura (AP) II dan PT Telkom bersinergi dalam mempercepat koneksi WiFi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga mencapai sekitar 50 Mbps (mega byte per second/megabit per detik) guna tingkatkan layanan bagi pengguna jasa.

“Kami bersinergi dengan Telkom dalam menghadirkan koneksi WiFi berkecepatan tinggi ini,” kata Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin.

Awaluddin bilang, dengan koneksi WiFi yang berkecepatan tinggi itu maka akan cukup banyak hal yang dapat dilakukan oleh penumpang pesawat yang sedang menunggu. Dengan demikian, maka waktu menunggu keberangkatan dari penumpang juga akan menjadi lebih menyenangkan, katanya. Melalui penambahan kecepatan koneksi wifi tersebut maka Terminal 3 termasuk salah satu terminal penumpang pesawat dengan koneksi wifi tercepat di dunia. Sebagai gambaran, Don Mueang International Airport yang dinilai sebagai bandara dengan koneksi Wifi tercepat di dunia memiliki rata-rata kecepatan download (unduh) 44,22 Mbps dan upload (unggah) 42,28 Mbps. Penilaian terhadap koneksi wifi di Don Mueang tersebut merupakan hasil dari survei yang dirilis pada Desember 2015 oleh Rotten WiFi, perusahaan penyedia perangkat bagi wisatawan untuk mengevaluasi kecepatan dan kestabilan koneksi Wifi di tempat publik seperti bandara, hotel, dan restoran.

“Adapun dengan kecepatan koneksi WiFi mencapai 50 Mbps, penumpang pesawat di Terminal 3 dapat merasakan pengalaman terbaik seperti sangat cepat dalam melakukan browsing, selalu terhubung dengan media sosial, dapat menerima dan mengirim email dengan melampirkan file berukuran besar seperti foto dan video melalui email,” ucapnya.

Sementara pebisnis dapat memanfaatkan akses WiFi gratis ini untuk melakukan “online meeting” atau “conference call” melalui “Voice over Internet Protocol” (VoIP) secara lancar agar tetap terhubung dengan mitra bisnis ketika tengah bepergian.

Awaluddin mengungkapkan saat ini kecepatan koneksi wifi di seluruh bandara AP II rata-rata 20 Mbps yang ke depannya juga akan ditambah menjadi 50 Mbps, di mana yang dalam waktu dekat adalah Bandara Internasional Kualanamu.

Source Terminal 3 Soeta Membawa Berkah Industri Properti

Leave A Reply

Your email address will not be published.