Terminal 3 Kebanggaan Baru Bangsa Indonesia

20

31 Agustus 2016

Jakarta – Bandara Soekarno Hatta atau biasa disebut bandara Soetta tentunya tak asing bagi warga negara Indonesia maupun ekspatriat yang sering menggunakan jasa transportasi penerbangan. Sebagai salah satu bandara tersibuk di dunia dan telah melayani penumpang selama lebih dari 31 tahun tentunya banyak hal yang perlu dibenahi. Melayani pengguna transportasi udara dalam jangka lama tentunya diperlukan peningkatan dari banyak hal, baik dari sisi pelayanan, sistem, maupun fasilitas. Karena itulah pada 2007 dimulai pembangunan Terminal 3 oleh PT Angkasa Pura II. Memang tak singkat, pembangunan tersebut butuh waktu hampir 10 tahun lamanya sebelum akhirnya diresminak beroperasi 9 Agustus 2016 lalu.

Terminal 3 memang diproyeksikan untuk mengurangi beban penumpang dari Terminal 1 &2. Bayangkan, kapasitas kedua terminal tersebut hanya 18 juta penumpang per tahunnya, sangat berbeda jauh dengan angka di lapangan yang tercatat 88telah tembus 32 juta penumpang tiap tahunnya!. Adanya Terminal 3 tentunya akan sangat membantu, karena direncanakan akan mampu menampung 25 juta penumpang tiap tahun. Peningkatan pun tak hanya dari segi kapasitas atau daya tampung, perbedaan paling mencolok dibanding dua terminal lainnya karena Terminal 3 dibangun dengan konsep modern dan ramah lingkungan.

Terminal baru ini didirikan di atas lahan seluas 422.804 meter persegi dengan panjang 2,4 km, jauh lebih luas dari Terminal 1 & 2. Bangunan pun dibuat setinggi 5 lantai, lantai satu difungsikan untuk terminal kedatangan, lantai dua untuk terminal keberangkatan, dan tiga lantai lainnya difungsikan sebagai sarana perkantoran dan lounge. Peningkatan dari sisi layanan lainnya adalah kemampuan untuk melayani landing pesawat jumbo jet Airbus A380. Ya, pesawat berkapasitas super banyak dengan bobot jauh lebih berat dibandingkan pesawat komersial umumnya menjadikannya membutuhkan landasan khusus. Begitu pun dengan garbarata ganda disiapkan untuk melayani penumang pesawat Airbus A380. Soal penggunaan energi Angkasa Pura II telah menerapkan teknologi ramah lingkungan dengan hanya menggunakan lampu LED untuk pencahayaan serta solar cell sebagai sumber energi Terminal 3.

Source Terminal 3 Kebanggaan Baru Bangsa Indonesia

Leave A Reply

Your email address will not be published.