Terbit Sertifikat Hpl Untuk 16 Titik Lahan Di Kek Pariwisata Mandalika

50

Jakarta, 19 Januari 2017–Badan Pertanahan Negara melalui Kantor Pertanahan Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), secara resmi menerbitkan Sertifikat Hak Pengelolaan (HPL) atas nama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) untuk 16 titik lahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika. Dengan penerbitan ini, tersisa hanya 4 titik lahan di KEK Pariwisata Mandalika yang masih dalam proses pemberian HPL, karena 8 titik lainnya sudah memperoleh Surat Keputusan (SK)Kepala BPN RI mengenai Hak Pengelolaanatas nama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia dan tinggal menunggu penerbitan Sertifikat.

Sertifikat HPL untuk 16 titik diterima PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) pada 13 Januari 2017, menyusul SK Kepala BPN RI yang dikeluarkan pada 2 Desember 2016.  Sertifikat tersebut mempertegas status hukum lahan dan menjadi tanda bukti hak pengelolaan lahan oleh ITDC sebagai pengembang KEK Pariwisata Mandalika.  Sebagai pemegang hak pengelolaan lahan, ITDC memiliki keleluasaan untuk mengoptimalisasi penggunaan atau pemanfaatan lahan bekerjasama dengan pihak ketiga bagi keberhasilan pembangunan KEK Pariwisata Mandalika.

“Dengan penerbitan Sertifikat HPL dan turunnya SK Kepala BPN RI mengenai Hak Pengelolaan ini, status lahan di Mandalika sudah jelas secara hukum.  Kami berharap dapat segera menindaklanjutinya dengan pemberian biaya kerohiman kepada pihak penggarap yang telah melalui proses verifikasi oleh Tim Verifikasi, dan semakin fokus kepada upaya-upaya percepatan pembangunan Mandalika.  Perolehan Sertifikat HPL ini juga kami yakini akan semakin meningkatkan daya tarik investasi di Mandalika,” kata Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer.

Tim Verifikasi tersebut terdiri dari Tim Lapangan yang dikoordiniroleh Bupati Lombok Tengah dan Tim PercepatanPenyelesaianLahanMandalika (tingkatPemprov NTB) yang diketuaioleh Kapolda NTB.

Dari 1.175 hektar (ha) lahan KEK Pariwisata Mandalika, tersisa 133hayang dalam proses  pemberian HPL, termasuk di dalamnya 109 ha yang selama ini diklaim oleh masyarakat.  133ha tersebut terdiri dari 28 titik, yang sekarang ini sebanyak 16 titik sudah memperoleh Sertifikat HPL, 8 titik sudah memperoleh SK Kepala BPN RI mengenai HPL atas nama ITDC, dan 4 titik sedang menunggu SK.

Source Terbit Sertifikat Hpl Untuk 16 Titik Lahan Di Kek Pariwisata Mandalika

Leave A Reply

Your email address will not be published.