Telkom Raih Peringkat Pertama Indonesia’s Top 100 Most Valuable Brands

14

Jakarta, 23 Oktober 2015 – PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) meraih peringkat pertama dalam ajang penghargaan Indonesia’s Top 100 Most Valuable Brands 2015 yang diselenggarakan oleh Brand Finance yang bekerjasama dengan Majalah SWA pada Kamis (22/10) di Jakarta. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Pengelola Brand Finance Asia Pasific Syamir Dixit kepada Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin didampingi Pemimpin Umum SWA Kemal E.Gani.

Dalam kesempatan ini Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin mengucapkan terimakasih atas kepercayaan stakeholder, diantaranya masyarakat dan juga pelanggan setia Telkom atas kepercayaan yang selama ini diberikan kepada Telkom. Menurut Awaluddin, kepercayaan stakeholders terhadap perusahaan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kekuatan brand (merek).

Diakuinya, merek (brand) merupakan representasi kualitas yang diharapkan stakeholder terhadap suatu produk atau layanan. Untuk itu, menurut Awaluddin, penghargaan ini selain sebagai apresiasi sekaligus tantangan bagi Telkom. “Kami harus bekerja lebih keras lagi, meningkatkan performansi perusahaan dan kualitas produk sesuai yang diharapkan masyarakat dan investor,” jelas Awaluddin.

Dalam peringkat Indonesia’s Top 100 Most Valueable Brands, dalam industri telekomunikasi, merek Telkom menduduki posisi pertama dengan mencatat nilai merek US$ 2,81 miliar. Hal ini ada peningkatan, naik 46% dibanding nilai sebelumnya pada tahun 2014 yakni sebesar US$ 1,9 miliar. Dengan posisi ini berarti peringkat Telkom naik dari AA ke AA+. Sementara dalam Brand Finance Telecoms 500 (500 merek perusahaan telekomunikasi sedunia dengan nilai tertinggi), posisi Telkom naik dari posisi 59 ke 51.

Indonesia’s Top 100 Most Valuable Brands merupakan pemeringkatan 100 perusahaan publik Indonesia dengan brand value tertinggi, yang diselenggarakan oleh Brand Finance, lembaga konsultan brand internasional bekerja sama dengan Majalah SWA. Brand yang dimasukkan di dalam peringkat ini terdiri dari corporate brand dan product brand. Metodologi yang digunakan Brand Finance untuk memvaluasi sebuah brand melibatkan performansi keuangan sebagai aspek kuantitatif dan rating dari Brand Strength Index (BSI) sebagai aspek kualitatif. Secara kuantitatif, Brand Finance menilai brand value dengan pendekatan royalty relief. Sedangkan dari sisi kualitatif, yang diukur adalah Brand Strength Index. Analisis meliputi faktor input (investasi di bidang pemasaran), brand equity (nilai goodwill) serta faktor output (dampaknya pada kinerja bisnis). Brand Finance menilai dan melakukan pemeringkatan brand serta mengukur seberapa kuat brand tersebut.

Bagi Telkom, membangun merek merupakan pekerjaan jangka panjang yang dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan. Telkom senantiasa melakukan inovasi untuk meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap produk dan layanan yang diberikan

“Salah satu yang sedang dilakukan saat ini Telkom sedang berupaya menjadi King of Digital, raja digital di darat, laut dan udara melalui infrastruktur dan layanan information and communication technology. Aspek ini diharapkan menjadi faktor kuat yang akan menambah kepercayaan dan kesetiaan masyarakat terhadap Telkom,” tambah Awaluddin.

Source Telkom Raih Peringkat Pertama Indonesia’s Top 100 Most Valuable Brands

Leave A Reply

Your email address will not be published.