Super Puma EC 255 Dipakai 32 Kepala Negara

23

24 November 2015 — Anggota Komisi I TB Hasanudin menyebut rencana pembelian helikopter Agusta AW-101 sebaiknya diganti dengan heli produksi PT Dirgantara Indonesia (DI) yaitu Super Puma EC 225 Mark II. Dengan begitu, pemerintah dapat menghemat anggaran mencapai USD15 juta dolar. Apalagi tambah dia, capung besi buatan PT DI itu sudah dipakai oleh 32 kepala negara dan raja di dunia.

“Namanya EC 225 itu lebih bagus dan sudah dipakai 32 kepala negara dan raja di dunia,” kata TB Hasanudin di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/11/2015).

Soal rencana pembelian heli kepresidenan, politikus PDI Perjuangan ini satu suara. Kata dia yang kini dipakai oleh presiden sudah uzur dan memang harus diganti.

“Sudah layak memang untuk diganti karena sudah hampir 15 tahun,” sambung dia.

Seirama dengan TB Hasanudin, anggota Komisi I lainnya sependapat rencana strategis tahun 2016 pemerintah untuk pembelian helikopter kepresidenan. Namun, sebaiknya daripada membeli heli buatan Itali itu, Pemerintah membeli buatan sendiri.

“Saya menyadari perlu ada peremajaan helikopter baru. Tapi kalau bisa mengambil barang yang di produksi dalam negeri dan layak digunakan dari segi keamanan dan kenyamanan kenapa kita harus beli yang lain,” tukasnya.

Source Super Puma EC 255 Dipakai 32 Kepala Negara

Leave A Reply

Your email address will not be published.