Sucofindo dan Kementerian Tenaga Kerja Mengadakan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Manajemen K3 dalam Pengendalian B3

9

09 Desember 2016 — Sosialisasi ini diikuti sekitar 100 pelaku industri dari Provinsi Banten yang terdiri dari perusahaan industri besar dan menengah yang meliputi industri kimia, petro kimia, industri baja, industri semen, industri plastik dan lainnya.

Sucofindo sebagai salah satu perusahaan inspeksi yang ditunjuk sebagai Badan Audit Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta verifikator pengendalian Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), bersama-sama dengan Kementerian Tenaga Kerja Indonesia dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Banten mengadakan sosialisasi dan bimbingan teknis manajemen K3 dalam pengendalian B3 di tempat kerja. Sosialisasi ini dilaksanakan di Le Dian Hotel, Serang.

Sosialisasi ini diikuti sekitar 100 pelaku industri dari Provinsi Banten yang terdiri dari perusahaan industri besar dan menengah yang meliputi industri kimia, petro kimia, industri baja, industri semen, industri plastik dan lainnya. Perusahaan yang hadir berasal dari kawasan industri Kabupaten/Kota Serang, Cilegon, Pandeglang, Rangkasbitung dan Merak. Turut hadir dan membuka acara, Ir. Amri Ak, MM, Direktur Pengawasan Norma K3 Kementerian Tenaga Kerja Indonesia.

Amri dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan industri yang mengolah, menyimpan, mengedarkan, mengangkut dan mempergunakan bahan-bahan kimia berbahaya akan terus meningkat sejalan dengan perkembangan pembangunan sehingga memiliki potensi bahaya yang besar bagi industri, tenaga kerja, lingkungan maupun sumberdaya lainnya. Oleh karena itu, diperlukan penanganan untuk mencegah bahaya industri. “Dalam rangka mencegah bahaya industri yang disebabkan oleh penanganan B3 yang kurang tepat, maka industri yang memiliki potensi bahaya menengah dan besar diwajibkan memiliki dokumen pengendalian limbah,” ungkap Amri.

Herliana Dewi, Kabag Pengembangan Jasa SBU Serco Sucofindo sebagai pemateri mengungkapkan bahwa masih banyak industri yang belum paham dan belum melakukan verifikasi B3. Realitanya, dokumen verifikasi B3 dibutuhkan dalam pemenuhan persyaratan Audit Lingkungan Hidup dan Audit Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai upaya membangun kawasan industri khusus tempat kerja yang berwawasan lingkungan serta bebas dari bahaya kontaminasi dan penyakit sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Lebih lanjut, Herliana Dewi mengungkapkan bahwa sucofindo sebagai lembaga verifikator siap membantu proses verifikasi B3. “Sucofindo melalui cabang-cabangnya akan akan membantu pelaku industri untuk melakukan verifikasi B3. Bukan hanya sosialisasi, nantinya kita akan mengadakan workshop untuk pelaku industri agar mereka bisa mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan,” kata Herliana.

Source Sucofindo dan Kementerian Tenaga Kerja Mengadakan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Manajemen K3 dalam Pengendalian B3

Leave A Reply

Your email address will not be published.