Srikandi Operator Radio di Pelabuhan Tanjung Emas

5

18 Juli 2016

Semarang – Pekerjaan operator radio kapal yang tidak jarang mengharuskan bertugas hingga larut malam, biasanya tidak lazim dikerjakan oleh perempuan. Namun semangat kesetaraan gender terus bergaung di banyak bidang pekerjaan, salah satunya dapat dilihat di PT Pelabuhan Indonesia III (Persero). Adalah srikandi bernama Fany Rusdian Sari, anak kedua dari dua bersaudara. Perempuan kelahiranSemarang, tahun 1990, merupakan satu-satunya operator radio kapal yang perempuan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Sudah satu bulan ini Fany menjadi operator radio yang bersertifikat.

Latar belakang Fany sebenarnya jauh dari dunia operator radio, namun Fany yang lulusan S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro Semarang, karena ketertarikannya pada pekerjaan menjadi operator radio, akhirnya Fany memutuskan mengambil sekolah operator radio di Baruna Bhakti Utama Surabaya dan lulus pada bulan November 2015. Dengan bekal ilmu yang sudah dia pelajari yaitu Operator radio, maka Fany pun memberanikan diri untuk terjun melamar sebagai tenaga kerja yang membidangi sesuai ilmu yang dia punya.

Tugas Fany sebagai operator radio yaitu pekerjaan yang sehari-harinya menerima informasi pertama dari kapal yang selanjutnya informasi kedatangan kapal tersebut akan diteruskan kepada petugas pandu untuk melaksanakan kegiatan pemanduan di buoy luar yang nantinya akan memandu hingga sandar kapal di dermaga. Fungsi operator radio sangatlah penting karena sebagai orang pertama untuk menangkap sebuah informasi atau komando dari kapal-kapal yang akan masuk ke kolam pelabuhan sehingga fungsi ini sangat berperan sekali terhadap kegiatan pelayanan pemanduan.

“So far sih biasa aja, mungkin karena aku punya temen kebanyakan laki-laki, basically bukan perempuan yang feminim. Rekan kerja dan lingkungan kerja disini juga nyaman kok ”ujar Fany. Demi meningkatkan kapabilitasnya, Fany tidak malu-malu dan segan untuk bertanya kepada senior atau pandu – pandu yang sedang bertugas pada saat itu apabila menemui permasalahan dalam pekerjaan.

Sistem bekerja sebagai operator radio di Pelabuhan Tanjung Emas menerapkan sistem shift, yang terbagi menjadi tiga shift, yaitu shift 1 dari jam 8 pagi sampai 4 sore, shift 2 dari jam 4 sore sampai jam 12 malam, dan shift 3 dari jam 12 malam sampai 8 pagi. Tapi untuk sementara ini Fany masih mendapatkan jadwal shift 1 dan shift 2. Kegigihan dan kerja keras Fany sebagai petugas operator radio berdampak positif untuk meningkatkan kinerja dan profesionalitas layanan perusahaan, Pelindo III di Pelabuhan Tanjung Emas.

Source Srikandi Operator Radio di Pelabuhan Tanjung Emas

Leave A Reply

Your email address will not be published.