Soal Beras, Kali Ini Legislator Lebih Percaya Bulog

17

22 Mei 2018

Jakarta – Ketua Komisi VI DPR RI Teguh Juwarno menyatakan mendukung kehadiran Budi Waseso sebagai Kepala Perum Bulog. Teguh berharap pria yang kerap disapa Buwas itu dapat memberikan angin segar dalam lingkup persoalan ketersediaan pangan di Indonesia.

“Pada awal kepemimpinan Buwas di Bulog, ia sudah dapat melihat bahwa terkait persoalan data beras ternyata antar kementerian saja tidak sinkron datanya,” kata Teguh, melalui keterangan tertulis, Jakarta, Selasa, 22 Mei 2018.

Menurut Teguh, jika Komisi VI meminta penjelasan dari Menteri Perdagangan kenapa mengimpor beras, selalu dikatakan bahwa ketersediaan beras di pasar ada masalah atau terjadi kelangkaan. Sedangkan, Menteri Pertanian selalu mengatakan bahwa ketersediaan beras sudah surplus bahkan sudah bisa mengekspor.

“Ini satu pengakuan penting yang disampaikan oleh Kepala Bulog. Menurut saya, hal ini menjadi penting bagi parlemen untuk menyelenggarakan rapat kerja gabungan antara Komisi VI dan Komisi IV DPR dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan Bulog agar persoalan beras ini tidak berputar-putar saling lempar. Siapa sebenarnya biang keroknya,” kata Teguh menegaskan.

Senada dengan Teguh, anggota Komisi VI DPR RI Lili Asdjudiredja juga mendukung pernyataan Buwas yang menyatakan rasa tidak persetujuannya terhadap rencana pemerintah mengimpor beras sebanyak 500 ribu ton.

“Memang benar kalau kita tidak perlu melakukan impor beras 500 ribu ton. Sebab untuk menjaga jumlah stok, Bulog telah menyiapkan sebanyak 1,5 juta ton beras. Itu artinya stok sudah cukup baik. Jadi jangan selalu cari untung saja. Oleh karenanya hal ini harus dipertanyakan kepada Menteri Perdagangan,” ujar Lili.

Data Belum Valid

Pada kesempatan yang sama, Buwas mengatakan sampai hari ini pihaknya tidak bisa berpedoman pada data yang ada untuk dijadikan patokan, khususnya dalam masalah beras. Karena data dari Menteri Pertanian mengenai hasil produk beras juga belum valid.

“Kita juga melihat data dari bidang pertanian mengenai sawah ladang, ini juga tidak jelas. Kemudian dari Menteri Perdagangan mengatakan bahwa suplai kurang karena harga naik. Padahal faktanya tidak demikian, karena kalau kita lihat data-data di lapangan seluruh sawah yang memproduksi padi ketika mereka panen raya itu luar biasa surplus,” kata Buwas memaparkan.

Source Soal Beras, Kali Ini Legislator Lebih Percaya Bulog

Leave A Reply

Your email address will not be published.