Sertifikasi Mainan Anak-anak Akan Dibayar Pemerintah

26

Tue, 13 January 2015 10:27:46 +0700 — Kementerian Perindustrian mentargetkan ada 100 produk mainan anak yang difasilitasi untuk mendapatkan sertifikasi standar nasional Indonesia (SNI) tahun 2015. Biayanya akan ditanggung Kemenperin.

Direktur Jenderal IKM Kemenperin Euis Saedah mengatakan, untuk itu Kemenperin bersama PT Sucofindo akan menjaring sekitar 50 UKM mainan anak yang sebagian besar berada di Jawa dan Bali.

“Nantinya Sucofindo  bergerak dalam bidang pemeriksaan, pengawasan, pengujian, dan pengkajian,” jelas Euis, Senin (12/1).

Menurutnya, pemberlakuan sertifikat SNI  untuk mengamankan dan melindungi konsumen serta pasar di dalam negeri.

Karena itu, lanjutnya, Kemenperin  akan membiayai sertifikasi itu khusus bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM). Kemenperin akan mewajibkan sertifikasi SNI untuk produk mainan anak, pakaian bayi, dan helm.

Diakuinya,  selama ini pelaku IKM kesulitan mendapatkan sertifikasi SNI karena masalah biaya. Oleh karena itu, Kemenperin telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk membantu proses sertifikasi bagi IKM.

“Rata-rata biaya sertifikasi SNI untuk satu produk, berkisar antara Rp 20 juta hingga Rp 30 juta,” jelasnya.

Euis mengatakan, pada 2014 ada sekitar 67 produk mainan anak yang sudah mendapatkan sertifikasi SNI. Sedangkan untuk produk pakaian bayi, proses sertifikasi baru akan dimulai pada Mei 2015.

Kemenperin bekerja sama dengan perusahaan ritel, Matahari Departement Store, untuk membantu pengurusan sertifikasi SNI bagi IKM dengan basis produksi pakaian bayi.

“Untuk pakaian bayi, target angkanya kita belum punya, tapi yang jelas kita sudah kerja sama dengan Matahari, jadi nanti Matahari yang akan memproses sertifikasinya,” ungkap Euis.

Sementara  untuk IKM yang memproduksi mainan anak, pihaknya tidak akan memberikan toleransi lagi terkait kewajiban sertifikasi SNI karena menyangkut kesehatan dan keselamatan anak-anak.

Source Sertifikasi Mainan Anak-anak Akan Dibayar Pemerintah

Leave A Reply

Your email address will not be published.