Sejarah Sarinah Ditinjau Kembali Oleh Kompas

84

Pada 20 Mei 2018, Sarinah dan sejarah panjangnya menjadi fokus dari salah satu artikel di Kompas.com, portal berita online dari Kompas, koran yang paling lama beroperasi di Indonesia. Artikel tersebut mengutip pemberitaan Kompas pada Agustus 1965 yang menjabarkan Sarinah sebagai pusat perbelanjaan utama yang juga menyediakan bioskop, restoran, serta layanan seperti penjahit dan pangkas rambut. Gedung department store Sarinah di Jalan MH Thamrin di Jakarta diresmikan pada 1966 dan menjadi gedung pencakar langit pertama di kota itu; dengan tinggi 74 meter dan 15 lantai.

Ide akan Sarinah dirintis oleh Presiden Soekarno, Presiden pertama Indonesia, yang memimpikan Indonesia bertransformasi menjadi sebuah pusat komersil besar. Nama perusahaan Sarinah merupakan penghormatan atas pengasuh masa kecil sang presiden yang mengajarkannya untuk mencintai dan menghargai rakyat. Soekarno mengharapkan Sarinah dapat membantu meningkatkan ekonomi dengan menjadi stimulator, mediator, dan distributor akan UKM dan produk-produknya ke seluruh wilayah Indonesia.

Pada November 1966 Sarinah membuka tiga lantai dan ruang bawah tanahnya, dan menjual berbagai barang yang mencakup pakaian dan aksesoris, peralatan rumah tangga, serta persediaan makanan. Pada 1992, department store ini mengembangkan sayap ke usaha ritel kerajinan tangan, dengan memberikan asistensi bagi perajin dan UKM lokal yang berspesialisasi dalam bentuk seni unik ini. Seiring dengan semakin diminatinya produk kerajinan, Sarinah menata ulang lantai ketiga dan keempat gedungnya untuk menampilkan lebih dari 8.000 jenis kerajinan karya dari sekitar 470 perajin; sehingga menjadikannya pusat kerajinan terbesar dan terlengkap di Indonesia.

Sejarah panjang Sarinah telah menjadi saksi perkembangan reputasinya sebagai sebuah destinasi belanja yang wajib dikunjungi di pusat Jakarta. Sejak didirikan lebih dari lima puluh tahun lalu, Sarinah telah berkembang menjadi sumber paling terpercaya akan produk lokal berkualitas dari seluruh Indonesia. Keberhasilan ini berakar dari misi awal perusahaan untuk bekerjasama dengan UKM-UKM dalam mengenali produk-produk yang bukan hanya menarik bagi masyarakat lokal yang semakin mapan, namun juga bagi para pembeli mancanegara.

Source Sejarah Sarinah Ditinjau Kembali Oleh Kompas

Leave A Reply

Your email address will not be published.