Satu Menit Mampu Memindahkan Dua Kontainer

10

21 Januari 2015

Surabaya – Terminal Teluk Lamong memiliki armada baru yakni, Automotive Terminal Trailer (ATT) dengan docking system yang siap beroperasi di terminal bongkar-muat tersebut. Peralatan ini dikonsep secara otomatis. Pengemudi cukup mengendalikan truk sampai depan titik sensor. Sistem akan langsung bekerja setelah sensor yang terpasang di bawah truk terdeteksi. Bagian bawah truk bahkan otomatis langsung terangkat sebelum memindahkan kontainer.

Dirut Pelindo III, Djarwo Surjanto menyebutkan Terminal Teluk Lamong adalah terminal kedua yang menggunakan peralatan tersebut. Sebelumnya terminal bongkar-muat di Amerika Serikat (AS) sudah memanfaatkannya lebih dulu. “Tapi sistemnya, Terminal Teluk Lamong yang pertama kali menggunakannya,” kata Djarwo, Selasa (20/1/2015). Truk tersebut adalah buatan perusahaan asal Perancis, Gaussin. Tadi siang 50 truk ATT diserah-terimakan kepada manajemen Pelindo III di Terminal Teluk Lamong.

Jarwo menambahkan 50 truk tersebut bisa langsung beroperasi. Sarana dan prasarana sudah lengkap, termasuk driver (sopir). Tapi sementara ini baru satu blok yang terpasang docking system dengan enam line. Menurutnya, Pelindo III sudah meneken perjanjian dengan Gaussin soal distribusi ATT dengan docking system. Terminal Teluk Lamong tidak hanya menjadi terminal pertama di Asia Tenggara yang menggunakan peralatan tersebut. Terminal Teluk Lamong juga akan menjadi etalase untuk peralatan tersebut.

“Jadi kalau ada terminal lain di Asia Tenggara yang ingin membeli, bisa langsung datang kesini,” tambahnya. Dirut Terminal Teluk Lamong, Prasetyadi mengungkapkan peralatan ini cukup murah. Pihaknya membangun docking system di satu blok hanya mengeluarkan dana kurang dari 100.000 dolar AS. Sedangkan untuk armadanya seharga 230.000 dolar AS per unit. “Peralatan ini juga sangat efisien. Alat ini mampu memindahkan dua kontainer dalam waktu semenit,” kata Prasetyadi.

Source Satu Menit Mampu Memindahkan Dua Kontainer

Leave A Reply

Your email address will not be published.