Sambutan Kepala BATAN Pada Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-74

16

Jakarta, 17 Agustus 2019

Assalamu’alaikum wr wb

 Selamat Pagi

Salam sejahtera bagi kita semua Om Swastiastu

Namo buddhaya Salam kebajikan

Teman-teman sejawat di seluruh Kawasan Nuklir BATAN yang saya cintai

Puji syukur ke hadirat Allah swt, Tuhan Yang Maha Kuasa, pagi ini kita bisa berkumpul untuk memperingati ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang pada tahun ini menginjak ke-74. Setiap kali kita memperingati hari ulang tahun kemerdekaan, kita diingatkan bagaimana pahlawan dan pendiri negri ini telah berjuang, bahkan mengorbankan jiwa dan raga untuk mewujudkan Indonesia Merdeka. Semoga kepada para pahlawan dan pendiri negri ini, khususnya yang telah gugur, mendapatkan balasan pahala yang sepadan dari Allah swt, Tuhan Yang Maha Kuasa.

Setelah 74 tahun merdeka, tugas kita semua untuk mengisi kemerdekaan tersebut dengan segala upaya untuk mewujudkan cita-cita Indonesia yang berdaulat, sejahtera, adil dan makmur. Untuk itu tema peringatan hari kemerdekaan ke-74 tahun ini sangat relevan, yaitu SDM Unggul, Indonesia Maju karena SDM adalah penggerak dan subyek pembangunan Indonesia. Terkait dengan hal tersebut, saya ingin mengingatkan beberapa hal:

1. BATAN juga menempatkan penempatan kualitas SDM untuk menjadi SDM Unggul sebagai salah satu prioritas ke depan melalui program Manajemen Pengetahuan Nuklir (Nuclear Knowledge Management,NKM). Hal ini mengingat BATAN menghadapi celah usia dan pengetahuan yang lebar diantara teman-teman yang lebih senior dengan yang lebih muda serta berkurangnya beberapa kompetensi yang menopang pilar kegiatan BATAN ke depan. Program Manajemen Pengetahuan Nuklir yang telah kita mulai sejak beberapa waktu lalu akan kita kuatkan agar semakin membumi, terstruktur dan terukur. Kita akan melanjutkan kegiatan sharing knowledge, akan meningkatkan kegiatan coaching dan mentoring serta menajamkan Comunity of Practices.

Selain itu, mempercepat jumlah SDM berpendidikan tinggi, kita mulai tahun depan akan melaksanakan program S2 dan S3 by Research melalui kerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Dengan program ini selain diperoleh SDM berpendidikan S2 dan S3 kegiatan litbang di kantor juga akan lebih meningkat. Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) yang akan berubah menjadi politeknik pada tahun depan juga ditargetkan akan menghasilkan SDM unggul yang selain terampil juga memiliki jiwa enterpreneurship serta cepat beradaptasi dengan dunia industri melalui program teaching industry.

2. Dengan SDM yang unggul, BATAN diharapkan akan lebih bisa inovatif. Tidak hanya menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga inovatif dalam manajemen litbang, termasuk memperoleh sumber pendanaan litbang di luar DIPA BATAN. Oleh karena itu, saya mengajak para profesor riset, pejafung utama bersama dengan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) dan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya (PTM) untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi berbagai sumber pendanaan riset. Kita jadikan berkurangnya anggaran tahun depan sebagai kesempatan untuk kita lebih kreatif…. Ayo kita berani berkompetisi dan juga berkolaborasi dengan berbagai pihak.

3. BATAN inovatif juga berarti BATAN yang mampu menghilirkan dan mengkomersilkan produknya di berbagai bidang. Proses bisnis hilirisasi yang pertama harus kita buat seinovatif mungkin. National Science and Techno Park (NSTP) di Pasar Jumat ini akan kita jadikan ujung depan proses hilirisasi dan Dalam konteks memenuhi kebutuhan masyarakat, kita akan memberikan perhatian khusus pada revitalisasi ekosistem industri RI/RF yang produknya sudah sangat ditunggu tidak hanya pasar di dalam negeri tapi juga di regional.

4. BATAN harus bisa menghadirkan iptek nuklir dalam pembangunan kapasitas iptek, sosial dan ekonomi Indonesia sehingga Visi kita ke depan Nuklir untuk Indonesia yang berdaya saing dan sejahtera dapat kita wujudkan.

5. Agar dapat lebih inovatif, BATAN juga harus menjadi organisasi modern yang mampu bekerja lebih cepat, kuat ber-networking, efisien, efektif, akuntabel. Salah satu modal untuk mengimplementasikan hal itu adalah memaksimalkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Belum lagi SDM BATAN beberapa tahun mendatang akan didominasi oleh generasi milenial yang sangat akrab dengan dunia digital. Benar, saat ini kita sudah mengaplikasikan TIK untuk berbagai keperluan kantor, tetapi belum cukup. Kita masih harus menguatkan jaringan dan meningkatkan berbagai aplikasi sehingga benar-benar mempercepat proses bisnis litbang maupun ketatausahaan. TIK juga akan membantu kita mengembangkan berbagai basis data. Dengan memaksimalkan TIK diharapkan pula akan mengefisienkan anggaran untuk perjalanan dinas dan konsinyering. Untuk itu sudah barang tentu, kita perlu merevitalisasi infrastruktur TIK. Organisasi BATAN modern harus tetap pula dijalankan oleh pejabat baik struktural maupun fungsional yang berintegritas, meneladani dan melayani.

Sebagai penutup, saya ingin menyampaikan:

1. Selamat kepada 188 rekan sejawat BATAN yang tahun ini menerima Satya Lancana Karya Satya 10, 20 dan 30 tahun serta Satya Lancana Wira Karya untuk rekan kita Dr Wisnu Ari Adi (Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju/PSTBM)

2. Terima kasih ke semua teman-teman yang telah memberikan sumbangsihnya pada berbagai capaian yang diperoleh BATAN setahun terakhir ini, antara lain:

a. dilepasnya varietas kedelai Kemuning 1 dan Kemuning 2 dengan pemulia ibu Yuliastuti, pak Muchlish Adie, pak Sudarsono, pak Sihono dan pak Arwin serta varietas pisang Pirama 1dengan pemulia Prof Ishak.

b. predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) atas nama Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR)

c. predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) untuk Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) dan Pusat Teknologi Keselamatan dan Mentrologi Radiasi (PTKMR)

d. Peringkat 1 Lembaga Informatif untuk BATAN dari Komisi Informasi Publik

e. Level 3 untuk kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP)

f. Juara 2 Indikator Kinerja Pengelolaan Anggaran (IKPA) Pagu kecil

g. Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang kesepuluh kali secara berturut-turut. Mohon diingat meski WTP memang harus terus kita pertahankan untuk masa mendatang, tapi hal terpenting bukan hanya pada administrasinya melainkan pada implementasi di lapangannya. Ini hasrus menjadi komitmen kita bersama dengan menjalankan good governance dan clean government.

Semoga Allah swt, Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi dan memberikan kita petunjukNya untuk senantiasa bekerja secara ikhlas demi masyarakat, bangsa dan negara tercinta.

Dirgahayu Indonesia ke 74. Jayalah Indonesiaku Merdeka…Merdeka…Merdeka !!

Wassalamu’alaikum wr wb

Source Sambutan Kepala BATAN Pada Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-74

Leave A Reply

Your email address will not be published.