Safari Ramadhan Pelindo III di Pelabuhan Bima

19

13 Juni 2016

Bima – Dalam rangka menjalin silaturahim dengan pegawai, pensiunan, dan stakeholder PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), Direksi Pelindo III yang diwakili Direktur SDM dan Umum Toto Heliyanto melakukan Safari Ramadhan ke Pelabuhan Bima, NTB, Senin (13/6). Acara Safari Ramadhan berlangsung di Kantor Pelindo III Bima dan dihadiri pegawai, stakeholder, pensiunan, Perispindo III, dan anak yatim dari panti asuhan Nurul Mubin Kota Bima.

Kegiatan Safari Ramadhan diawali dengan sambutan General Manager, Sambutan Direktur SDM dan Umum, tausiyah ramadhan yang disampaikan oleh K.H Abidin, dan dilanjutkan buka puasa bersama, sholat magrib berjamaah, serta diakhiri dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim.

Dalam arahannya, Toto Heliyanto mengingatkan kepada jajaran pegawai  bahwa Safari Ramadhan adalah sebagai ajang silaturrahim, di mana tradisi silaturrahim ini sangat dianjurkan karena baik bagi kehidupan individu maupun sosial.

“Sebagaimana dianjurkan oleh Rasulullah, silaturrahim memiliki banyak manfaat. Di antaranya adalah memperpanjang usia dan memperbanyak rezeki bagi yang melakukannya, seperti hadits Rasulullah SAW. Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturrahim,” ujar Toto Heliyanto menyampaikan hadits Nabi.

GM Pelindo III Bima Kadek Patria mengutarakan agar bulan Ramadhan ini disambut dengan sukacita.

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat indah dan bulan yang penuh berkah. Pada kesempatan ini Pelindo III juga memberikan santunan kepada anak yatim, hal ini merupakan wujud welas kasih kita sebagai mahkluk sosial,” ujarnya.

Dalam tausiyahnya, KH. Abidin membawakan topik tentang keutamaan bersedekah saat bulan Ramadhan.

”Islam sering menganjurkan umatnya untuk banyak bersedekah dan saat bulan Ramadhan amalan ini menjadi lebih dianjurkan lagi. Sudah sepatutnya akhlak seorang mukmin, yaitu dermawan,” ungkapnya.

K.H abidin juga membahas tentang insan yang disiplin, termasuk mengenai korupsi waktu, seperti contohnya jika pegawai bekerja dalam suatu perusahaan dan telah diatur jam kerja, misalnya jam masuk pukul 08.00 dan pulang jam 17.00.

“Jika ada pegawai yang bekerja hanya datang untuk absen masuk dan kemudian tidak berkerja sampai waktu pulang, maka gaji yang diterima pada hari itu menjadi tidak berkah baginya,” pesannya mengingatkan.

Source Safari Ramadhan Pelindo III di Pelabuhan Bima

Leave A Reply

Your email address will not be published.