RS PHC: Pusat Operasi Bedah Jantung untuk Pasien Indonesia Timur

15

19 Februari 2016

Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang mematikan, maka deteksi dini mutlak diperlukan bagi mereka yang berpotensi dan memiliki riwayat penyakit jantung. Bedah Jantung menjadi penanganan untuk penderita jantung dengan melakukan koreksi total atau perbaikan berbagai kelainan anatomi (kelainan struktur jantung) dan mengembalikan fungsi jantung sebaik mungkin untuk pasien. Terutama yang paling sering terjadi yaitu penderita penyakit jantung bawaan dan menjadi penyebab utama kematian bayi.

RS PHC Surabaya, milik Pelindo III, telah berhasil melakukan operasi open heart sejak tanggal 14 Februari 2015 lalu. “Sampai saat ini, RS PHC telah dipercaya dan memiliki keberhasilan melakukan operasi untuk 32 pasien dari Surabaya hingga wilayah di Indonesia Timur, seperti Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur,” kata Direktur Utama PT PHC Iwan Sabatini, saat gathering perayaan setahun open heart di Surabaya, Februari lalu.

Prof. Dr. Dr.med. Paul Tahalele, dr. FCTS, FInaCS, bercerita bahwa ia tertarik melakukan operasi open heart di RS PHC Surabaya saat bertemu dengan dr. Agus Akhmadi, Direktur Operasional PT PHC. Saat itu ia diajak berkeliling gedung RS PHC Surabaya untuk melihat fasilitas kamar operasi dan ICU, “Saya terkejut. Wow, sama seperti di Singapura. Tanpa pikir panjang saya tawarkan rencana mengenai operasi bedah jantung di RS PHC Surabaya”, cerita dr Paul yang merupakan senior dokter dalam operasi jantung di Indonesia.

Bahkan dalam acara gathering tersebut, Direktur SDM dan Umum Pelindo III, Toto Heli Yanto mengatakan bahwa PT PHC juga dipercaya untuk mengelola pelayanan kesehatan karyawan dan pensiunan beserta keluarga besar Pelindo III melalui program PHC Health Care. Selain itu, PT PHC juga baru saja meluncurkan anak perusahaan baru yang bergerak di bidang jasa boga, PT Prima Citra Nutrindo. “Kita ke depan mendorong PT PHC yang berencana membangun beberapa cabang rumah sakit dan klinik di wilayah kerja Pelindo III. Terutama di kawasan Indonesia timur sebagai bakti Pelindo III untuk peningkatan layanan kesehatan di kawasan timur Nusantara”, ujarnya.

Mernurut data, pasien RS PHC Surabaya pun saat ini sudah mengalami kemajuan yang pesat. Dengan sebaran pasien dari lingkungan Pelindo III pada tahun 2014 tercatat 20 persen dari total pasien, sisanya 30 persen untuk pasien BPJS dan 50 persen pasien umum atau asuransi lainnya. Ini menunjukkan bahwa RS PHC Surabaya tidak hanya dipercaya oleh keluarga besar Pelindo III saja, namun juga dipercaya oleh masyarakat Surabaya dan pasien lain dari berbagai daerah wilayah timur Indonesia. “Hal ini terlihat pada pertumbuhan kunjungan pasien dari Indonesia Timur yang meningkat, termasuk untuk kasus operasi bedah saraf dan jantung,” jelas dr Agus Akhmadi.

Source RS PHC: Pusat Operasi Bedah Jantung untuk Pasien Indonesia Timur

Leave A Reply

Your email address will not be published.