Ribuan Masyarakat Bengkulu Peringati HUT RI ke-71 Bersama IPC, BKI dan Sucofindo

36

15 Agustus 2016 — PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC bersama dengan PT Sucofindo (Persero) dan PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)/BKI menggelar Perayaan 71 Tahun Indonesia Merdeka. Pada perayaan yang merupakan bagian dari program Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di 34 provinsi Indonesia ini, IPC dipercaya menjadi PIC di Provinsi Bengkulu dalam rangkaian kegiatan bertemakan “BUMN Hadir untuk Negeri” yang berlangsung di Bengkulu dengan puncak tanggal 16-17 Agustus 2016.

Perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-71 ini difokuskan di Pantai Panjang dan Kantor Cabang Pelabuhan Bengkulu. Rangkaian kegiatan ini mencakuo 13 komponen kegiatan termasuk tiga program berkelanjutan yaitu Siswa Mengenal Nusantara (SMN), Bedah Rumah Veteran (BRV), dan BUMN Mengajar.

Kegiatan-kegiatan lain mencakup antara lain Upacara Peringatan HUT RI; Pembinaan Narapidana; Penyediaan Sarana Air Bersih; Pembangunan Tempat Penitipan Anak di Pasar; Pembinaan Mantan Atlet Nasional; Pembinaan Desa Terpencil, Perbatasan dan/atau Rawan Konflik; Jalan Sehat 5K; Pasar Murah; Pemutaran Film Pendek Anak; dan Aneka Perlombaan Masyarakat.

Sebelumnya, IPC bersama Sucofindo dan BKI telah melaksanakan Program Siswa Mengenal Nusantara dan BUMN Mengajar selama enam hari mulai tanggal 4-9 Agustus 2016. Dengan mengusung misi pertukaran informasi dan kebudayaan, IPC bersama Sucofindo dan BKI melalui kerjasama dengan Dinas Pendidikan Bengkulu telah melaksanakan serangkaian kegiatan untuk memperkaya pengetahuan dan pengalaman siswa terkait pendidikan, budaya dan pariwisata Bengkulu kepada 20 pelajar SMU/SMK/SLB kelas XI terpilih asal Makassar, Sulawesi Selatan. Pada waktu yang sama, 20 siswa terpilih Bengkulu dikirimkan untuk program yang sama ke Makassar.

Puncak kegiatan dimulai pada Selasa, 16 Agustus 2016, dengan pelaksanaan Gerak Jalan Santai 5K yang berawal dan berakhir di Sport Center Pantai Panjang dengan peserta sebanyak lebih dari 2.000 orang, disertai dengan suguhan kuliner gratis bagi masyarakat umum.

Gerak Jalan Santai yang dibuka oleh Direktur Utama IPC, Elvyn G. Masassya ini turut dihadiri oleh Perwakilan Kementerian BUMN, Bagya Mulyanto selaku Asisten Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Direktur Utama BKI, Rudiyanto, dan Direktur Komersial I Sucofindo, M. Heru Riza Chakim. Rute yang ditempuh antara lain melewati beberapa tempat bersejarah dan menarik, seperti Pantai Panjang, rumah Fatmawati, dan rumah pengasingan Sukarno.

Perayaan Hari Kemerdekaan tentu kurang lengkap tanpa adanya aneka perlombaan rakyat. Panjat Pinang dan Balap Bakiak menjadi dua perlombaan yang juga digelar di Pantai Panjang, Tidak lupa pula kegiatan dimeriahkan oleh hiburan band lokal dan ibukota.

Hiburan dan edukasi khusus untuk anak-anak disajikan melalui kerjasama antara IPC, Sucofindo, BKI dengan Balai Pustaka, yaitu pemutaran tiga film pendek untuk anak-anak yang berjudul Lutung Kasarung, Miles and Stone, dan Gank Bungker Pohon. Sebanyak 100 orang anak usia wajib belajar kota Bengkulu turut berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kantor Pelabuhan Baai Bengkulu ini. Kepada anak-anak tersebut diberikan kaos dan komik edukatif secara gratis.

Upacara Peringatan HUT RI ke-71 tanggal 17 Agustus 2016 diselenggarakan di Halaman Kantor Cabang Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu dengan Direktur Utama IPC, Elvyn G. Masassya sebagai inspektur upacara. Dalam upacara ini, dilakukan penyerahan secara simbolis dua dari tiga unit rumah dari program Bedah Rumah Veteran, pembinaan kepada tiga orang sebagai perwakilan Mantan Atlet Nasional, dan sertifikat kepada dua orang sebagai perwakilan peserta Siswa Mengenal Nusantara 2016.

Program Bedah Rumah Veteran diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi nyata untuk membantu veteran atas tempat tinggal yang layak atas jasa-jasanya memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Penyerahan simbolis dua dari setidaknya 30 unit rumah yang direncanakan untuk dibedah hingga Desember 2016 dilakukan kepada Bapak Amrin dan Bapak Amran asal Desa Rindu Hati Kecamatan Taba Penanjung. Kegiatan ini dilakukan melalui kerjasama dengan Korem Garuda Mas 401, Bengkulu, dalam renovasinya.

Program Pembinaan Mantan Atlet Nasional diberikan kepada 5 orang yang terdiri atas satu orang mantan atlet angkat berat, dua orang atlet angkat besi, dan dua orang atlet gulat. Pendampingan oleh IPC atau Co-PIC (BKI dan Sucofindo) hingga Desember 2016. Pembinaan tersebut berupa pelatihan pengembangan keahlian, pengembangan usaha dan bantuan peralatan sebagai modal kerja, serta pendampingan usaha.

Program Pembangunan Tempat Penitipan Anak dilaksanakan di Pasar Tradisional Bengkulu saat ini masih menunggu konfirmasi terkait kepastian lokasi dari Pemerintah Daerah.

Program Pembinaan Desa Terpencil, Perbatasan dan/atau Rawan Konflik ini direncanakan mencakup penyuluhan terkait pengembangan keahlian warga desa, pengembangan usaha dan bantuan peralatan sebagai modal kerja, serta pendampingan usaha hingga Desember 2016.

Program Penyediaan Sarana Air Bersih akan dilaksanakan di tiga lokasi yakni Desa Padang Nangka, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Desa Keban Agung, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, Desa Air Duku, Kecamatan Selepu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong.

Program Pembinaan Desa Terpencil, Perbatasan dan Rawan Konflik direncanakan mencakup penyuluhan terkait pengembangan keahlian warga desa, pengembangan usaha dan bantuan peralatan sebagai modal kerja, serta pendampingan usaha selama enam bulan hingga Desember 2016.

Program Pasar Murah telah dilakukan oleh IPC di Bengkulu Tengah dan Pulau Enggano pada bulan Juni 2016. IPC menyalurkan sebanyak 1.500 paket sembako senilai @ Rp. 150.000,- yang dijual masing-masing Rp. 25.000,-.

Seluruh rangkaian kegiatan yang dikoordinasi oleh IPC bersama Sucofindo dan BKI merupakan wujud kehadiran BUMN untuk Negeri dan bentuk kerja nyata kepedulian BUMN pada pihak-pihak yang perlu mendapatkan perhatian termasuk para pahlawan kemerdekaan, mantan atlet nasional, hingga kondisi sosial kemasyarakatan. Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembangunan pemahaman masyarakat tentang kiprah IPC, Sucofindo, dan BKI sebagai BUMN yang turut andil dalam pembangunan kapasitas nasional.

Menteri BUMN, Rini Soemarno mengharapkan, “Dengan “BUMN Hadir Untuk Negeri”, akan tercipta rasa cinta dan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia, sehingga di masa depan Indonesia mampu berdiri tegak sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah keragamannya. Pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan bagian dari pembangunan pemahaman para pemangku kepentingan mengenai peran Kementerian BUMN dan BUMN sebagai agen pembangunan, yang turut andil dalam Pembangunan Kapasitas Nasional sesuai dengan nawacita yg telah dicanangkan oleh Bapak Presiden.”

“Sejalan dengan tema HUT RI ke-71 yaitu Indonesia Kerja Nyata, mengisi kemerdekaan perlu diejawantahkan dalam usaha riil BUMN sesuai bidang, peran dan fungsi masing-masing untuk memenuhi misi dan maksud atau tujuan pembentukannya dalam rangka memajukan dan membangun bangsa. Dalam hal ini, IPC telah melakukan penajaman visi untuk menjadi pengelola pelabuhan kelas dunia, yang unggul dalam operasional dan pelayanan.

Saat ini IPC telah menetapkan pentahapan menuju kesana dengan menata kembali organisasi untuk menjadi kurang birokratis, kurang feodal, lebih modern dan lebih ramah terhadap stakeholders dalam koridor kepentingan nasional. Termasuk dalam hal ini adalah memberikan kontribusi kepada masyarakat sebagai warna negara yang baik, melalui program kemitraan dan bina lingkungan maupun corporate social responsibility (CSR) secara berkesinambungan dan memaksimalkan nilai tambah.

IPC menyambut baik atas kehormatan untuk menjadi PIC kegiatan di Provinsi Bengkulu, dimana perusahaan mengelola dan mengoperasikan Pelabuhan Pulau Baai dengan berbagai potensi pengembangan ke depan sebagai salah satu pendukung perekonomian nasional,” ujar Elvyn G. Masassya, Direktur Utama IPC.

“Program kegiatan yang melibatkan tiga perusahaan dalam rangka sinergi BUMN yang digagas oleh Menteri BUMN Rini Soemarno. Program ini diselenggarakan di seluruh provinsi di Nusantara. BKI sebagai Perusahaan Jasa Pemastian milik pemerintah yg bergerak di sektor kemaritiman, turut mengapresiasi dan mendukung program yang melibatkan masyarakat dan Pemerintah Provinsi ini, selain sebagai salah satu bentuk rangkaian dari corporate social responsibility dan PKBL, juga upaya memupuk rasa nasionalisme di jiwa generasi muda dan bentuk nyata penghargaan bagi para pejuang yang juga merupakan implementasi kebijakan nawacita pemerintah saat ini,” tambah Rudiyanto, Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau PT BKI.

“Rangkaian kegiatan ini telah dilakukan sebelum bulan Agustus dan berlanjut hingga seluruh kegiatan selesai. Dalam program Siswa Mengenal Nusantara yang telah sukses dilaksanakan pada awal Agustus lalu, rombongan siswa SLTA dari Sulawesi Selatan sempat mengunjungi kantor Sucofindo Cabang Bengkulu untuk melihat secara langsung bagaimana proses kerja BUMN yang bergerak di bidang inspeksi, pengujian, dan sertifikasi ini.” pungkas M. Heru Riza Chakim, Direktur Komersial 1 PT SUCOFINDO (Persero).

Source Ribuan Masyarakat Bengkulu Peringati HUT RI ke-71 Bersama IPC, BKI dan Sucofindo

Leave A Reply

Your email address will not be published.