Resmi Diluncurkan, LinkAja Tingkatkan Inklusi Keuangan Indonesia

14

Jakarta, 1 – 1 – 2019 | Jakarta, – Layanan keuangan berbasis elektronik LinkAja resmi diluncurkan di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Minggu (30/6/2019). Acara ini turut dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

CEO LinkAja, Danu Wicaksana menyampaikan, sebagai hasil sinergi berbagai produk keuangan elektronik BUMN, LinkAja memiliki misi memberikan akses layanan keuangan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat Indonesia dalam rangka mendorong peningkatan inklusi keuangan dan suksesnya Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Dikatakan Danu, dua tantangan utama dalam meningkatkan inklusi keuangan adalah kebiasaan masyarakat menggunakan uang tunai dan akses terhadap layanan keuangan yang masih terbatas. “lni menjadi pekerjaan rumah utama LinkAja untuk mencoba memberikan edukasi secara konsisten untuk mengubah kebiasaan masyarakat Indonesia yang menggunakan uang tunai menjadi non-tunai, serta optimalisasi jangkauan ke seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan layanan keuangan yang efisien, ” kata Danu Wicaksana di acara peluncuran LinkAja, di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (30/6/2019).

Karenanya, Danu mengatakan LinkAja berupaya menyesuaikan strategi yang dijalankan dengan kebutuhan dan preferensi masyarakat, sehingga masyarakat mau berpindah menggunakan layanan uang elektronik dalam bertransaksi sehari-hari. “Harapan utama kami adalah LinkAja dapat menjadi agen pembangunan nasional dan membantu visi pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan lndonesia menjadi 75 persen di akhir tahun ini,” tambah Danu Wicaksana.

LinkAja saat ini sudah bisa digunakan di lebih dari 150.000 merchant, pembayaran di lebih dari 400 tagihan dan produk digital, belanja online di lebih dari 20 e-commerce, pembayaran pada berbagai moda transportasi publik seperti Bluebird, Railink, dan Damri, puluhan partner donasi digital seperti Rumah Zakat dan Baznas, layanan pengiriman uang, hingga fitur-fitur keuangan dan hiburan.

LinkAja juga memiliki titik CICO (Cash In Cash Out) untuk mengisi saldo dan menarik tunai di lebih dari 100.000 titik di seluruh Indonesia. Fitur unggulan LinkAja yang baru adalah layanan tarik tunai tanpa kartu debit (hanya dengan menggunakan smartphone) di lebih dari 40.000 ATM Link Himbara. Selain itu, LinkAja juga melayani remitansi dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Singapura yang ingin mengirimkan uangnya ke keluarganya di Tanah Air.

”LinkAja ingin menawarkan layanan pembayaran digital yang berbeda dari produk lain yang sudah ada di pasar saat ini, berfokus pada pemenuhan kebutuhan esensial masyarakat. Salah satunya adalah melalui program digitalisasi SPBU bersama Pertamina, pengenalan pembayaran nirsentuh di jalan tol dengan Jasa Marga, dan pembayaran digital di berbagai moda transportasi publik seperti kereta api, bus, LRT, MRT, pesawat, dan lainnya,” ujar Danu Wicaksana.

LinkAja merupakan uang elektronik berbasis server yang merupakan produk andalan dari PT Fintek Karya Nusantara (Finarya). Berdiri pada 21 Januari 2019, Finarya merupakan anak usaha yang dibentuk dari sinergi antara PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), PT Asuransi Jiwasraya (Persero), dan PT Danareksa (Persero).

Source Resmi Diluncurkan, LinkAja Tingkatkan Inklusi Keuangan Indonesia

Leave A Reply

Your email address will not be published.