Renops Simpatik Agung 2017, JR Bali Paparkan Langkah Strategis Pelayanan

13

24 Februari 2017, Humas Bali — Jasa Raharja Cabang Bali kembali mendapat kesempatan istimewa dengan menjadi narasumber dalam  kegiatan Rapat Koordinasi (rakor) terkait Rencana Operasi Simpati Agung 2017. Rapat  di gelar bersama jajaran Polda Bali di Ruang Rapat Ditlantas Polda Bali.

Hadir dalam Rakor tersebut Perwira Ditlantas Polda Bali, Kabagops dan Kasat Lantas Polre dan Polresta sewilayah Polda Bali. Rapat yang dipimpin Wadirlantas Polda Bali AKBP Sangkan Silalahi Bonapaerte mewakili Dirlantas Dirlantas Polda Bali, sedang dari Jasa Raharja Cabang Bali mewakili Kepala Cabang Anang Witjaksono Kabag Administrasi yang didampingi Kasubag Pelayanan Santunan Harry Erawan dan Kasubag SW. Humas dan Hukum I Ketut Suwana.

Dalam sambutan pembuka Wadirlantas Polda Bali mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada rekan dari Jasa Raharja yang sudah berkenan hadir untuk memberikan pencerahan terkait sinergitas dilapangan yang selama ini sudah bagus agar kedepan penerbitan Laporan Polisi (LP) sebagai dasar untuk memberikan santunan kepada korban/ahli waris korban kecelakaan lalu lintas. Dalam kesempatan ini mari kita bedah bersama apa yang menjadi kendala dan hambatan dilapangan untuk menyamakan persepsi terkait penerbitan LP sekaligus momentum yang sangat tepat untuk memaksimalkan tingkat overbooking.

“Kepada rekan dari Jasa Raharja kami persilahkan untuk menyampaikan sistim pelayanan sebagai langkah menuju percepatan pembayaran santunan korban kecelakaan lalu-lintas, baik yang luka luka perawatan medis di rumah sakit maupun meninggal dunia pemberlakuannya sama, ”ungkap AKBP Sangkan Silalahi Bonaparte.

Dalam kesempatan yang sangat baik tersebut Kepala Cabang Jasa Raharja Bali diwakili Kabag Adminsitrasi Anang Witjaksono menyampaikan dengan detail mulai dari pendataan, penanganan dan pelayanan korban kecelakaan terutama perbedaan tanggal terbitnya LP dengan yang dengan tanggal pengiriman lewat aplikasi IRSMS. “Hal- hal seperti ini cukup mempengaruhi kinerja karena ini menyangkut  pelayanan santunan dan hubungannya dengan validitas data di kedua pihak,”papar Anang.

Lebih lanjut, Kabag Administrasi Jasa Raharja Bali  menyampaikan  Menteri Keuangan Sri Mulyani  sudah mengesahkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK)  Nomor : 15 dan 16 Tahun 2017 tentang kenaikan santunan yang mencapai 100 %,  sedangkan  Premi Sumbangan Wajib Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) mapun Iuran Wajib (IW) tidak ada kenaikan.

Dengan demikian, pihak KepolisianDitlantas Polda Bali maupun Satlantas Polres dan Polresta Lalu  mitra kerja Jasa Raharja diharapkan bersama-sama mengawal proses berjalannya peraturan ini agar bisa tersampaikan kepada masyarakat dengan baik. Peraturan ini direncanakan berlaku mulai 1 Juli 2017 mendatang.*(Humas JR Bali/Suwana)*.

Jasa Raharja Cabang Bali kembali mendapat kesempatan istimewa dengan menjadi narasumber dalam  kegiatan Rapat Koordinasi (rakor) terkait Rencana Operasi Simpati Agung 2017. Rapat  di gelar bersama jajaran Polda Bali di Ruang Rapat Ditlantas Polda Bali.

Hadir dalam Rakor tersebut Perwira Ditlantas Polda Bali, Kabagops dan Kasat Lantas Polre dan Polresta sewilayah Polda Bali. Rapat yang dipimpin Wadirlantas Polda Bali AKBP Sangkan Silalahi Bonapaerte mewakili Dirlantas Dirlantas Polda Bali, sedang dari Jasa Raharja Cabang Bali mewakili Kepala Cabang Anang Witjaksono Kabag Administrasi yang didampingi Kasubag Pelayanan Santunan Harry Erawan dan Kasubag SW. Humas dan Hukum I Ketut Suwana.

Dalam sambutan pembuka Wadirlantas Polda Bali mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada rekan dari Jasa Raharja yang sudah berkenan hadir untuk memberikan pencerahan terkait sinergitas dilapangan yang selama ini sudah bagus agar kedepan penerbitan Laporan Polisi (LP) sebagai dasar untuk memberikan santunan kepada korban/ahli waris korban kecelakaan lalu lintas. Dalam kesempatan ini mari kita bedah bersama apa yang menjadi kendala dan hambatan dilapangan untuk menyamakan persepsi terkait penerbitan LP sekaligus momentum yang sangat tepat untuk memaksimalkan tingkat overbooking.

“Kepada rekan dari Jasa Raharja kami persilahkan untuk menyampaikan sistim pelayanan sebagai langkah menuju percepatan pembayaran santunan korban kecelakaan lalu-lintas, baik yang luka luka perawatan medis di rumah sakit maupun meninggal dunia pemberlakuannya sama, ”ungkap AKBP Sangkan Silalahi Bonaparte.

Dalam kesempatan yang sangat baik tersebut Kepala Cabang Jasa Raharja Bali diwakili Kabag Adminsitrasi Anang Witjaksono menyampaikan dengan detail mulai dari pendataan, penanganan dan pelayanan korban kecelakaan terutama perbedaan tanggal terbitnya LP dengan yang dengan tanggal pengiriman lewat aplikasi IRSMS. “Hal- hal seperti ini cukup mempengaruhi kinerja karena ini menyangkut  pelayanan santunan dan hubungannya dengan validitas data di kedua pihak,”papar Anang.

Lebih lanjut, Kabag Administrasi Jasa Raharja Bali  menyampaikan  Menteri Keuangan Sri Mulyani  sudah mengesahkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK)  Nomor : 15 dan 16 Tahun 2017 tentang kenaikan santunan yang mencapai 100 %,  sedangkan  Premi Sumbangan Wajib Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) mapun Iuran Wajib (IW) tidak ada kenaikan.

Dengan demikian, pihak KepolisianDitlantas Polda Bali maupun Satlantas Polres dan Polresta Lalu  mitra kerja Jasa Raharja diharapkan bersama-sama mengawal proses berjalannya peraturan ini agar bisa tersampaikan kepada masyarakat dengan baik. Peraturan ini direncanakan berlaku mulai 1 Juli 2017 mendatang.*

Source Renops Simpatik Agung 2017, JR Bali Paparkan Langkah Strategis Pelayanan

Leave A Reply

Your email address will not be published.