Rambah Desa, JR Bali Bersama Kepolisian Terus Bersinergi Gencarkan Sosialisasi

62

22 Februari 2017, Humas Bali — Jasa Raharja Cabang Bali terus perkuat sinergi dengan Satlantas Polres Gianyar turun ke desa guna memberikan sosialisasi dalam rangka dekade aksi keselamatan jalan serta hak dan kewajiban dan prosedur pengurusan santunan Jasa Raharja.

Kegiatan digelar di Wantilan Jaba Pura Kahyangan Tiga Banjar Umakuta  Pejeng Tampak siring Gianyar, ratusan warga umakuta, pengurus adat dan dinas, PKK, Pemuda/pemudi hadir dalam kegiatan tersebut.

Warga menyambut hangat seperti apa disampaikan bendesa adat Umakuta Pejeng Tampaksiring Gianyar. “Kami apresiasi dan bangga atas dipilihnya tempat kami untuk kegiatan ini dan untuk warga kami yang hadir agar mengikuti dengan baik,” ungkapnya.

Setelah sambutan, sosialsiasi pertama disampaikan Kanit Dikyasa Satlantas Polres Gianyar Aiptu I Wayan Artha terkait tata tertib berlalu lintas serta sanksi yang diatur dalam pasal pasat UU. No. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. “Kami  mengajak seluruh warga yang hadir agar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas untuk menuju Indonesia Tertib Keselamatan Nomor 1, ”ujarnya.

Ditambahkan Kanit Laka Satlantas Polres Gianyar masyarakat yang hadir agar selalu mentaati peraturan Lalu lintas dan marka jalan demi keselamatan diri sendiri dan orang lain. “Jika mengalami musibah kecelakaan jangan takut Lapor Polisi karena tanpa dilaporkan, Jasa Raharja tidak akan dapat memberikan santunan karena tidak tercatat di Kepolisian, ”sebutnya.

Sementara PJ. Samsat Gianyar Putu Agus Erick Sastrawirawan  mewakili Kepala Cabang Jasa Raharja Cabang Bali menjabarkan tanggung jawab Jasa Raharja sebagai pengemban amanah UU. No. 33 dan 34 tahun 1964 yang mengatur tentang kecelakaan penumpang umum dan lalu lintas jalan. “Apabila masyarakat ada yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas kalau sudah tercatat di Kepolisian maka petugas Jasa Raharja akan menindaklanjuti dengan mengunjungi korban ke Rumah Sakit tempat korban dirawat dan memberikan surat jaminan ke pihak Rumah Sakit,” paparnya.

Disebutkan juga  bahwa Jasa Raharja menjamin biaya perawatan korban maksimal Rp 10 juta, dan kalau korban meninggal dunia akan segera dilakukan survey ke rumah korban, dibantu kelengkapan administrasi agar santunan dapat segera diberikan kepada ahli waris korban yang berhak.

Usai pemaparan kedua narasumber, selanjutnya dibuka sesi tanya jawab, sejumlah  pertanyaan disampaikan peserta kepada narasumber dan semuanya dapat dijawab dengan bahasa sederhana dan diberikan contoh kasus sehingga dapat di pahami.

Kegiatanpun berjalan sukses dan diakhiri dengan foto bersama untuk menyampaikan kesiapan warga yang hadir menjadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Membudayakan Keselamatan Sebagai Kebutuhan.

Source Rambah Desa, JR Bali Bersama Kepolisian Terus Bersinergi Gencarkan Sosialisasi

Leave A Reply

Your email address will not be published.