Pupuk Kaltim Latih Warga Malahing Diversifikasi Produk Olahan Teripang

19

29 April 2019 | Sukses bekali nelayan pesisir Malahing tata cara budidaya Teripang, Pupuk Kaltim melalui Departemen CSR tindaklanjuti pengembangan diversifikasi produk dengan menggelar Pelatihan Pengolahan Teripang di Balai Pertemuan Umum Malahing selama tiga hari, 24- 26 April 2019. Pelatihan diikuti 20 peserta, terdiri dari ibu rumah tangga Malahing serta beberapa perwakilan bufferzone seperti Kelurahan Loktuan, Gusung dan Bontang Kuala.

Bekerjasama dengan Lembaga Keterampilan dan Pelatihan (LKP) BBEC Bontang, kegiatan ini bagian program Better Living in Malahing, yang digagas Pupuk Kaltim dengan memberdayakan masyarakat melalui berbagai dasar keterampilan, untuk diimplementasikan menjadi usaha mandiri guna menunjang ekonomi. “Pelatihan ini kelanjutan budidaya teripang pada 2018, dengan melakukan inovasi berbagai produk olahan rumput laut dan diversifikasi produk olahan Teripang,” ujar Irma Safni, Staf CSR Pupuk Kaltim.

Dari pelatihan ini peserta diharap mampu menciptakan produk olahan teripang dan memasarkan dengan baik. Irma mengimbau para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan disiplin dan cermat, sehingga bisa menyerap seluruh ilmu yang disampaikan instruktur. Begitu pula dengan Pupuk Kaltim, akan memaksimalkan promosi bagi produk mandiri warga pesisir, sebagai bentuk pembinaan agar bisa dipasarkan pada berbagai market place layaknya swalayan, sekaligus menjadi nilai tambah hasil olahan masyarakat. “Dengan pelatihan ini, bisa tercipta produk kerupuk atau snack dengan bahan teripang khas Bontang. Produk akan dibantu Pupuk Kaltim untuk dipasarkan, salah satunya etalase UMKM di Kopkar Pupuk Kaltim,” lanjut Irma.

Instruktur Pelatihan Suwaedi, menyebut teripang bisa dimanfaatkan dengan baik untuk produk olahan, sebagai komoditi dengan harga yang terbilang fantastis. Menurut dia, secara umum teripang memiliki beragam manfaat, seperti mengobati luka, meningkatkan kekebalan tubuh, mengatasi impotensi, menurunkan kolesterol, menghentikan pendarahan usai melahirkan, hingga mencegah efek penuaan dini. “Teripang memiliki nilai jual tinggi dengan harga fantastis, seluruhnya bisa dimaksimalkan asal pengolahan dilakukan dengan benar,” terang Suwaedi.

Hasil pelatihan diharap Suwaedi sejalan dengan tujuan Pupuk Kaltim, memberikan dampak positif bagi masyarakat akan keberadaan teripang yang kini mulai masif dibudidaya masyarakat nelayan, khususnya Malahing. Suwaedi turut mengimbau agar masyarakat bisa menjaga dan melestarikan teripang dengan budidaya yang kini dikembangkan. “Penting bagi kita mengetahui ini semua, sehingga ada kesadaran untuk terus melestarikan teripang serta mampu memanfaatkan dengan baik komoditas tersebut,” tandasnya.

Mewakili Pemerintah Kota Bontang, Lurah Tanjung Laut Indah Rustam Effendi, mengapresiasi perhatian Pupuk Kaltim atas berbagai upaya yang dilaksanakan guna meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir. Sejauh ini berbagai program yang digagas Pupuk Kaltim dinilai Rustam, memberi dampak positif terhadap perkembangan ekonomi masyarakat yang telah dirasakan hasilnya. Apalagi sebagian masyarakat pesisir Bontang sangat bergantung pada teripang, sebagai mata pencaharian selain ikan, sehingga dengan pengembangan melalui budidaya yang dilakukan bersama Pupuk Kaltim, menjadi program yang tepat sasaran, termasuk tindaklanjut melalui pelatihan ini.

“Pelatihan ini merupakan ilmu yang sangat bermanfaat, belum tentu ada lagi kesempatan untuk mendapat hal serupa. Apa sudah yang diberikan Pupuk Kaltim bisa dimanfaatkan dengan baik, serta berkomitmen untuk menerapkannya demi peningkatan kesejahteraan,” imbau Rustam Effendi.

Source Pupuk Kaltim Latih Warga Malahing Diversifikasi Produk Olahan Teripang

Leave A Reply

Your email address will not be published.