Pupuk Kaltim Gelar Sosialisasi Product Knowledge Di Mataram Dan Bali

16

01 Mei 2019 | Pupuk Kaltim menggelar Sosialisasi Produc Knowledge dan Media Tour Tahap 2 dengan menyasar wilayah Mataram, NTB dan Bali. Kegiatan yang menggandeng insan pers di dua wilayah tersebut digelar untuk memperkenalkan dan memberikan pemahaman terkait penyaluran dan produk Pupuk Kaltim, dalam mencapai swasembada dan kemandirian pangan bagi petani di seluruh wilayah pemasaran di Indonesia. Kegiatan ini mendapat liputan insan pers di kedua daerah tersebut, baik media cetak, elektronik maupun online.

Kegiatan ini diawali di wilayah Mataram pada 30 April 2019 di Hotel Golden Palace Mataram, dengan menghadirkan peserta dari berbagai perwakilan media massa. Kegiatan dibuka Staf Direktorat SDM dan Umum Pupuk Kaltim Sunaryo Broto dan turut dihadiri Staf Pelayanan Departemen Pelayanan dan Komunikasi Produk Pupuk Kaltim Bambang Setyo, serta Staf Assisstant Account Executive (AAE) Pupuk Kaltim Wilayah Lombok Timur Lalu Husni Mauliandri. Hadir 31 wartawan diantaranya Tempo, The Jakarta Post, Trans7, RRI, Mandalika Post.com, Suara NTB, Global FM Lombok, Antara TV, Mataram News.com, TVRI, SCTV, Berita Satu TV, Bisnis Indonesia, Lombok Post dan Radar Lombok.

Dikatakan Broto, kegiatan ini dilakukan untuk memperkenalkan dan memberikan pemahaman kepada para insan pers terkait penyaluran dan produk Pupuk Kaltim dalam mencapai swasembada dan kemandirian pangan bagi petani di seluruh wilayah pemasaran di Indonesia. “Kegiatan ini juga sebagai upaya Perusahaan dalam mengamankan pendistri-busian pupuk bersubsidi sekaligus mencegah terjadinya penyimpangan penyaluran,” kata Broto.

Usai dilaksanakan di Mataram, sosialisasi serupa juga dilaksanakan di Hotel Aston Kuta Bali pada 3 Mei 2019. Kegiatan ini juga dibuka oleh Sunaryo Broto dan turut dihadiri Manager Humas Pupuk Kaltim Wahyudi. Hadir 16 wartawan dari Bisnis Bali, Berita Dewata, Suksesi.com, Denpasar Post, Kabar Nusa, Nusa Bali, Lentera Esai, Tribun Bali, Balitopnews.com, TheEast.co.id, Bali Berkarya, Bali Tribune, Koran Dialog, Radar Bali, Klikpena dan Nusa Bali. Sama seperti di Mataram, insan pers di Denpasar juga diberikan pemaparan terkait sosialisasi produk Pupuk Kaltim, yang disampaikan oleh Staf Pelayanan Departemen Pelayanan dan Komunikasi Produk Pupuk Kaltim Bambang Setya, serta stok dan penyaluran pupuk bersubsidi yang disampaikan oleh Staf Account Executive (AE) Pupuk Kaltim wilayah Bali Yohanes Mukri.

Bambang Setyo presentasi mengenai produk-produk Pupuk Kaltim dan spesifikasinya. Kapasitas Pupuk Kaltim untuk produksi pupuk urea sebesar 3,4 juta ton. Yohanes Mukri, menyampaikan tentang tugas KP Bali dan stok urea. Total alokasi pupuk urea bersubsidi untuk Bali tahun 2019 sebesar 31,173 ton, dengan realisasi penyaluran sebesar 10.988 ton hingga 30 April 2019. “Pupuk Kaltim hanya mendistribusikan pupuk subsidi kepada RDKK tercatat, dengan harga pupuk urea subsidi Rp1.800 per kg kemasan 50kg,” kata Mukri. Di KP Bali siap menyalurkan pupuk dengan 9 gudang, 7 distributor, 167 kios dan 9 AAE di setiap Kabupaten atau kota di Bali. Oleh karena itu, dirinya menjamin stok pupuk bersubsidi di wilayah Bali aman hingga beberapa bulan ke depan. Dirinya juga menyampaikan bahwa untuk dapat memperoleh pupuk bersubsidi, para petani disarankan agar tergabung dengan kelompok tani dan menyusun Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). “Untuk pupuk bersubsidi hanya ditujukan bagi petani yang telah tergabung dengan kelompok tani dan dengan jumlah petani yang telah direkap dengan baik,” kata Mukri.

Salah satu peserta sosialisasi, Maya dari Bali Post, mengaku beruntung bisa mengikuti kegiatan ini, lantaran melalui kegiatan ini dirinya dapat mengetahui berbagai informasi penting terkait produk Pupuk Kaltim hingga stok dan penyaluran pupuk bersubsidi serta non subsidi. “Saya dapat memberikan edukasi kepada para petani di Bali nantinya tentang sistem penyaluran dan stok pupuk bersubsidi,” terang Maya.

Jamin Ketersediaan Pupuk Bersubsidi di NTB

Pupuk Kaltim menjamin tidak aka nada kelangkaan pupuk bersubsidi di provinsi NTB. Pasalnya, setok pupuk Urea bersubsidi yang ada di sejumlah gudang di Lombok dan Sumbawa masih mampu memenuhi kebutuhan para petani di NTB hingga Juni 2019. Hal ini disampaikan oleh Staf AAE Pupuk Kaltim wilayah Lombok Timur Lalu Husni Mauliandri saat memberikan materi, pada Sosiliasi Product Knowledge di Hotel Golden Palace Mataram pada 30 April 2019.

Menurut Husni, stok pupuk Urea bersubsidi di wilayah NTB hingga 29 April 2019 berjumlah 27.754 ton, dengan rincian 19.000 di Lombok dan 8.754 ton di Sumbawa, sehingga dirinya menjamin stok pupuk aman hingga dua bulan ke depan dan tidak akan ada kelangkaan pupuk Urea bersubsidi di 10 kabupaten atau kota di NTB. “Selain stok pupuk bersubsidi, ketersediaan pupuk non subsidi juga aman hingga Juni mendatang, dengan kisaran stok mencapai 3.000 ton,” kata Husni.

Ditambahkan Husni, bahkan dalam waktu dekat pihaknya akan kembali mengadakan pengadaan sebanyak 12.000 ton. Oleh karena itu, Husni menghimbau para petani di wilayah NTB untuk tidak perlu khawatir dan termakan isu serta rumor tentang kelangkaan pupuk, lantaran stok pupuk di wilayah NTB aman terkendali. “Saya juga mengajak rekan-rekan media untuk bersama-sama memantau penyaluran pupuk bersubsidi agar tidak ada pihak-pihak nakal yang bermain,” kata Husni.

Tercatat sejak Januari hingga April 2019, jumlah pupuk bersubsidi yang disalurkan Pupuk Kaltim untuk petani di wilayah NTB telah mencapai angka 64.124 ton, dari total alokasi pupuk Urea subsidi di wilayah NTB tahun 2019 sebesar 161.290 ton.

Source Pupuk Kaltim Gelar Sosialisasi Product Knowledge Di Mataram Dan Bali

Leave A Reply

Your email address will not be published.