Pupuk Kaltim Cairkan Modal Kerja Rp1,67 Miliar Bagi 64 Mitra Binaan

17

23 April 2019 | Pupuk Kaltim kembali cairkan modal kerja periode Maret-April 2019 senilai Rp1,67 M bagi 64 mitra binaan dari Bontang dan Kutai Timur. Pencairan diawali sosialisasi product knowledge bagi mitra binaan di Gedung Koperasi Karyawan Pupuk Kaltim pada 22 April 2019.

Diungkapkan Manager CSR Pupuk Kalyim Dwi Pudyasmoro, pinjaman modal kerja merupakan salah satu komitmen Pupuk Kaltim memberi kontribusi serta pembinaan bagi masyarakat, khususnya pengembangan potensi usaha agar terus maju dan berkembang. Menurut Dwi, sejak 1989 Pupuk Kaltim telah menyalurkan bantuan pinjaman modal bagi usaha kecil secara berkelanjutan, hingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bunga rendah 3% yang diberikan juga bukan mencari keuntungan, tapi lebih kepada Jasa Administrasi Pinjaman (JAP) sebagai dana bergulir yang akan kembali disalurkan kepada mitra binaan di periode selanjutnya. “Pengembalian pinjaman akan dialokasikan kembali kepada mitra binaan lain yang juga berhak. Maka kami harap keaktifan Bapak dan Ibu, agar pelaku usaha lainnya bisa ikut mendapatkan program ini,” imbau Dwi.

Pinjaman modal kerja diapresiasi Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan Perindustrian dan UKM Kota Bontang Asdar Ibrahim. Dikatakannya, bantuan ini sebagai upaya peningkatan kemampuan masyarakat untuk lebih mandiri dan tangguh, serta membawa dampak signifikan dengan mendorong pola peningkatan ekonomi masyarakat. “Saya merasa bangga karena dari sekian banyak orang, Bapak dan Ibu yang ada di ruangan ini terpilih jadi penerima. Semoga tidak ada yang macet, karena bunga rendah 3% sangat tidak membebani, apalagi itu hanya untuk administrasi saja,” papar Asdar.

Pairan, salah satu penerima bantuan modal kerja dari Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kutai Timur, mengatakan bantuan permodalan sangat diharapkannya untuk pengembangan perkebunan lada dan karet yang dia rintis. Hal ini melihat bantuan modal yang sebelumnya dia ajukan pada 2016 melalui Kelompok Tani, mampu meningkatkan hasil dan produktifitas lahan secara signifikan, sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga. “Setelah lunas pada 2018, kini saya ajukan atas nama pribadi. Semoga bantuan ini terus ada dan petani Kutai Timur bisa lebih sejahtera,” ucap Pairan.

Dirinya mengaku akan memanfaatkan sebagian bantuan untuk pembelian pupuk NPK Pelangi non subsidi Pupuk Kaltim, guna pengembangan produktifitas kebun miliknya. Hal itu melihat keunggulan NPK Pelangi yang telah dibuktikan dengan berlimpahnya hasil pertanian dalam dua tahun terakhir. “Kami akan belikan pupuk NPK Pelangi untuk kebun, agar hasil panen bisa terus melimpah” tandasnya.

Source Pupuk Kaltim Cairkan Modal Kerja Rp1,67 Miliar Bagi 64 Mitra Binaan

Leave A Reply

Your email address will not be published.