PTPN IX Tingkatkan keakraban Dengan Insan Pers

8

Jakarta, 19 Juli 2017

PT Perkebunan Nusantara IX salah satu anak perusahaan Holding perkebunan mengadakan press tour bersama awak media ke Pabrik Gula Mojo Kabupaten Sragen dan Kebun Getas Kab. Semarang, Selasa – Rabu (18-19 Juli 2017). Kasubbag Humas (Titin Nusantari) dalam sambutannya menyatakan ingin terus menjaga hubungan baik dengan media sebagai salah satu stakeholder perusahaan dan merupakan corong informasi kegiatan yang dilakukan oleh BUMN Perkebunan khususnya PT Perkebunan Nusantara IX kepada masyarakat. Awak Media bersama manger PG Mojo dan Kasubbag Humas berfoto bersama di PG Mojo usai kunjungan ke lapangan.

Dalam Kegiatan tersebut PT Perkebunan Nusantara IX mengundang 9 media cetak, televisi dan online. Rangkaian kegiatan press tour di mulai dengan kunjungan ke Pabrik Gula Mojo di Kabupaten Sragen, Manager PG Mojo (Bambang Sutrisno) menyambut kedatangan awak media dengan paparan mengenai profil dan kinerja giling PG Mojo di tahun 2017, serta kemajuan revitalisasi Penyertaan Modal Negara (PMN ). Awak media turut serta diajak melihat proses penggilingan tebu untuk diolah menjadi gula Kristal putih di pabrik yang dibangun pada tahun 1883 tersebut.

Manager PG Mojo menyatakan, pabrik Gula Mojo saat ini berkapasitas 2.500 Ton Cane per Day (TCD) dan akan direvitalisasi menjadi pabrik gula modern berkapasitas 4.000 TCD dengan nilai investasi sebesar 225 miliar. Selain itu dengan mulainya masa giling tahun ini, PG Mojo mampu menyerap tenaga kerja hingga 55.000 orang di kawasan tersebut Kabupaten Sragen dan sekitarnya Hari ke – dua para awak media diajak ke Perkebunan Kopi di Kebun Getas Kab. Semarang bertepatan dengan panen raya kopi tahun 2017. Manager Kebun Getas (Budiyono) mendampingi langsung para wartawan untuk mengamati proses pengolahan komoditas kopi yang ada di PT Perkebunan Nusantara IX mulai dari pemanenan buah kopi di kebun hingga pengolahan biji kopi di pabrik Kopi Banaran, Jambu.

Kebun Getas dengan total areal kopi seluas 350 ha, tahun ini memiliki potensi produksi kopi sebesar 2.000 ton basah. Biji Kopi yang diolah selain ekspor ke berbagai negara diantaranya Italia dan Jepang juga diproses menjadi kopi bubuk merk Banaran siap edar, tambah Manager Unit Produksi Hilir (Aidil Syukri) yang turut menerima rombongan di kantor pemasaran produk hilir PTPN IX. UPH dibentuk dalam upaya PTPN IX mendorong pemasaran hasil produk perkebunan ke masyarakat. Sebagai penutup, Budiyono mengucapkan rasa terimakasih kepada awak media yang hadir dan berharap dengan sinergi perusahaan dengan insan pers mampu menjaga kondusifitas serta menambah wawasan dan memberi informasi yang komprehensif tentang PTPN IX sebagai perusahaan agroindustri yang bernaung di bawah holding BUMN Perkebunan.

Source PTPN IX Tingkatkan keakraban Dengan Insan Pers

Leave A Reply

Your email address will not be published.