PTDI Ikut Serta Dalam Pameran LIMA 2019 Malaysia, Untuk Perluasan Pemasaran Dan Peningkatan Penjualan Berbagai Produk Dan Jasa

28

PRESS RELEASE

No. PTD/003/SP-HUMAS/III/2019

Langkawi, Malaysia, 25 Maret 2019 – Humas PTDI

Pameran Maritim dan Kedirgantaraan Internasional Langkawi atau Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition (LIMA) 2019 di Malaysia, akan dilaksanakan pada 26-30 Maret 2019. LIMA 2019 diselenggarakan di dua lokasi terpisah, yaitu di Mahsuri International Exhibition Centre (MIEC) untuk pameran kedirgantaraan dan di Resort World Langkawi (RWL) untuk pameran maritim.

PTDI turut serta dalam pameran LIMA 2019 Malaysia yang bertempat di Mahsuri International Exhibition Centre (MIEC), keikutsertaan PTDI dalam acara rutin dua tahunan ini merupakan salah satu upaya perluasan pemasaran dan peningkatan penjualan berbagai produk dan jasa yang dihasilkan selama ini, seperti pesawat CN235-220, NC212i dan N219 Nurtanio serta jasa Aircraft Maintencance, Repair, Overhaul (MRO). Booth PTDI di Langkawi International Maritime and Aerospace (LIMA 2019) berada di Hall A No. A254.

Dalam kesempatan ini, PTDI menampilkan pesawat model CN235 Gunship, pesawat yang menggunakan mesin turboprop General Electric CT7-9C3 yang akan dipersenjatai menggunakan kanon tunggal kaliber 30mm. Pesawat CN235 Gunship juga akan dilengkapi dengan sistem persenjataan lain, seperti pemasangan gantungan senjata di rumah roda (sponson undercarriage). PTDI mengembangkan pesawat CN235 Gunship berdasarkan kebutuhan pasar, yang akan digunakan sebagai pesawat dukungan tembakan bagi pasukan darat, Combat SAR, pengawasan laut, maupun patroli garis perbatasan. Adapun beberapa negara yang dijadikan sebagai potential costumer, seperti Filipina, Pakistan, United Arab Emirates, Qatar dan Senegal.

PTDI akan melakukan penandatanganan kerjasama dengan beberapa pihak. Pada tanggal 26 Maret 2019, PTDI dan Advanced Military Maintenance, Repair and Overhaul Center, LLC., (AMMROC) merilis rencana kerja sama dalam co-production dan aviation maintencance, repair, overhaul dan upgrade yang akan dijadikan sebagai peluang bagi kedua perusahaan untuk meningkatkan customer support di Abu Dhabi.

Selain itu, pada tanggal 27 Maret 2019, PTDI akan memberikan Certificate of Completion dan Certificate of Competent kepada Royal Malaysian Air Force (RMAF) dalam Rewiring Program untuk pesawat CN235-220 buatan PTDI yang telah diserahterimakan pada tahun 1998 dan 1999. Dalam Rewiring Program ini PTDI melakukan Transfer of Technology kepada costumer sebagai kerja sama antara PTDI dengan RMAF. PTDI juga memberikan Certificate of Competent kepada 17 engineers dari RMAF yang telah berpartisipasi dalam Rewiring Program.

Tentang PT Dirgantara Indonesia (Persero)

PTDI merupakan badan usaha milik negara yang didirikan pada tahun 1976, berlokasi di Bandung, Indonesia. Produk utama yang dihasilkan adalah pesawat terbang, komponen struktur pesawat terbang, jasa perawatan pesawat terbang dan jasa rekayasa.

PTDI mampu memproduksi jenis pesawat terbang CN235 yang dilengkapi dengan mission sesuai konfigurasi antara lain: angkut, cargo, paratroop, medevac, patroli maritime bahkan VIP.

Selain itu, PTDI juga mampu memproduksi pesawat terbang NC212i yang juga dapat dilengkapi dengan berbagai mission sesuai pesanan, antara lain: angkut militer, hujan buatan, patroli maritim, navtrain, termasuk medevac. PTDI juga telah mampu menghasilkan pesawat yang merupakan hasil kerja sama industri antara lain : C295 dengan pihak Airbus Defence & Space (ADS), serta helikopter dengan pihak Airbus Helicopters baik yang berbasis di Perancis maupun di Jerman dalam berbagai varian, demikian pula dengan pihak Bell Helicopter Textron dalam beberapa varian.

PTDI bekerja sama dengan LAPAN telah sukses membangun pesawat N219 dan telah sukses melakukan uji terbang perdana pesawat N219 pada tanggal 16 Agustus 2017, pesawat N219 merupakan pesawat penumpang dengan kapasitas 19 orang dengan dua mesin turboprop yang mengacu kepada regulasi CASR Part 23.

Proses rancang bangun, pengujian, sertifikasi hingga nantinya akan dilakukan proses produksi adalah hasil karya anak bangsa. Pesawat N219 memiliki kemampuan lepas landas di landasan pendek yang tidak dipersiapkan sehingga akan menjadi pendukung konektivitas antar pulau terutama di wilayah Perintis.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi :

Adi Prastowo

Manager Komunikasi Perusahaan & Promosi

PT Dirgantara Indonesia (Persero)

Mobile Phone : +62 811 2121157

Office Number : +62 22 6053217

Email : [email protected]

Source PTDI Ikut Serta Dalam Pameran LIMA 2019 Malaysia, Untuk Perluasan Pemasaran Dan Peningkatan Penjualan Berbagai Produk Dan Jasa

Leave A Reply

Your email address will not be published.