PT. Timah Sosialisasi Program Kemitraan Bina Lingkungan

26

Jakarta 16 Oktober 2015 — Kesempatan ini juga digunakan untuk mendorong semangat UKM dalam mengembangkan usaha dan memanfaatkan program kemitraan dari BUMN di Negeri Serumpun Sebalai. Mengingat berdasarkan keputusan PER-09/MBU/07/2015, penyaluran dana kemitraan dan bina lingkungan berlaku juga untuk UKM di luar daerah Bangka Belitung, meskipun pernyaluran dana di wilayah operasional tetap menjadi prioritas.

Penyaluran program kemitraan dilaksanakan dua kali dalam satu tahun untuk periode Juni dan November. Tahun ini beberapa program kemitraan menyasar tujuh sektor yakni perdagangan, industri, jasa, perikanan, peternakan, pertanian, dan koperasi.

Kepada KORAN BABEL, Kepala Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) PT. Timah Tbk, Junaidi mengatakan, setidaknya terdapat total anggaran senilai Rp.15 miliar. Sebanyak Rp.4,5 miliar diantaranya telah tersalurkan, sementara target sisa penerimaan ini mencapai Rp.7,5 miliar untuk disalurkan di bulan November 2015.

“Program kemitaan ini tujuannya untuk membina usaha kecil dari hasil survei di lapangan. Bahwa suami kerja ibu tak aktif bekerja, jadi kita ubah pola itu. Semisal suami ke laut, istri yang berada di pinggir pantai dapat mengumpulkan kerang untuk bergerak di bidang kreatif. Seperti yang telah dilakukan di Koba membuat lampu dan hiasan dari ukiran kerang. Kita bisa melakukan pelatihan ajak profesional memberi pelajaran membuat lamou kerang,” ungkap Junaidi.

Selain program di bidang kemitraan, sebenarnya PT. Timah Tbk juga memiliki program Bina lingkungan tujuannya untuk menciptakan gaya hidup yang bersih dan sehat serta terdapat bantuan pengobatan dan bersifat sosial.

Program PKBL disalurkan untuk tujuan sosial, program kemitraan dana usahapun sangat membantu UKM dengan suku bunga 6 persen per tahun dalam jangka waktu pengembalian selama dua tahun.

“Tak ada sita menyita, pada prinsipnya mengharapkan niat UKM untuk mengembalikan dana. Untuk peminjaman maksimal senilai Rp70 juta, sebelum menyalurkan dana kita lihat dulu skala usahanya ada tingkatan seperti apa. Semisal di tingkat pemula, pembinaan atau pengembangan. Usaha yang sudah memiliki keuntungan bisa diarahkan untuk tanggung jawab mengelola usaha,” jelasnya .

Lanjutnya, acara sosialisasi di Sungailiat merupakan inisiatif dari tim relawan pemantau CSR yang turut didukung oleh PT Timah Tbk, “Kalau bisanya kita diundang datang memberikan sosialisasi di hotel dimana yang datang merupakan kelompok tertentu saja, maka sosialisasi hari ini didatangi oleh kelompok bawah sehingga lebih tepat sasaran,” tutup Junaidi.

Source PT. Timah Sosialisasi Program Kemitraan Bina Lingkungan

Leave A Reply

Your email address will not be published.