PT Brantas Abipraya ditunjuk untuk mengerjakan proyek Construction and Rehabilitation of Urgent Sabo Facilities in Mt. Merapi Area

24

26 Juli 2019 | Taukah kamu Indonesia dicirikan sebagai negara vulkanik, memiliki 129 gunung berapi setara dengan 16% dari total dunia. Di antara mereka, Gunung Merapi adalah salah satu gunung berapi paling aktif. Erupsi yang sering terjadi telah menginduksi aliran piroklastik yang menghasilkan endapan lepas vulkanik dalam jumlah besar di lereng, dan akibatnya aliran debris terjadi dengan curah hujan yang intensif. Kehidupan dan aset penduduk hilir telah menderita akibat bencana vulkanik tersebut.

Di sisi lain, kota-kota padat penduduk, termasuk Kota Yogyakarta, membentang di selatan Gunung Merapi sebagai pusat pemerintahan daerah, ekonomi dan pendidikan dengan jumlah penduduk 2,65 juta. Ada juga warisan budaya yang kaya, seperti candi Borobudur dan Prambanan, yang menarik 7,0 juta wisatawan domestik dan internasional setiap tahunnya. Karena daerah-daerah itu penting dalam ekonomi regional dan tradisi / budaya Jawa, pembangunan yang menghadapi bencana vulkanik perlu dipertahankan. Letusan gunung berapi Gunung Merapi dalam skala besar yang terjadi pada Oktober 2010 menyebabkan deposisi aliran piroklastik sedimen lepas yang besar sekitar 140 juta m3. Sebagian besar endapan sedimen terletak di sungai Gendol dan Putih.

Untuk mengurangi kerugian yang lebih besar, maka PT Brantas Abipraya ditunjuk untuk mengerjakan proyek Construction and Rehabilitation of Urgent Sabo Facilities in Mt. Merapi Area yang berlokasi di Magelang Jawa Tengah dan Seleman Yogyakarta. Pekerjaan proyek Sabodam Merapi melingkupi rehabilitasi dan bangunan baru Bendung, Sabo dan groundsill.

Source PT Brantas Abipraya ditunjuk untuk mengerjakan proyek Construction and Rehabilitation of Urgent Sabo Facilities in Mt. Merapi Area

Leave A Reply

Your email address will not be published.