Produk Wanita Desa Hutan Binaan Perhutani Kuningan Sampai Pulau Bali

12

KUNINGAN, PERHUTANI (28/4/2015) – Entin satinah merupakan seorang wanita desa hutan yang berada di Desa Sekitar Hutan yang beralamat di Dusun Margamulya Desa Padabeunghar Kecamatan Pasawahan Kabupaten Kuningan. Dia mempunyai usaha yang dikembangkan yaitu industri makanan dengan jenis Kerupuk Emping, Gemlong, Kremes, Kripik Pisang, Noga Kacang dan Noga Kelapa.

Awal mula sekitar tahun 1999 Entin Saptinah mempunyai keahlian pembuatan kerupuk emping melinjo yang dipraktekan dirumah untuk dikonsumsi sendiri, setelah beberapa kali bereksperimen akhirnya Ny. Entin Saptinah mencoba memberanika diri membuka usaha dengan modal sendiri sebesar Rp. 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah), lama kelamaan banyak permintaan pesanan sehingga merekrut tenaga lokal sebanyak 5 orang sebagai tenaga tumbuk biji emping.

Peningkatan laba bersih usaha krupuk emping dari tahun ke tahun meningkat secara stabil, namun dikarenakan keterbatasan modal menjadi faktor utama yang tidak adanya peningkatan yang signifikan sedangkan permintaan pesanan tidak bisa terpenuhi sepenuhnya.

pada tahun 2005 Entin Saptinah mendapat bantuan Pinjaman PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) dari Perhutani KPH Kuningan sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah), dan tahun 2009 sebesar Rp. 8.000.000,- (delapan juta rupiah), setelah mendapatkan pinjaman tersebut usahanya semakin maju dan mengeluarkan omset yang signifikan mencapai Rp. 171.600.000 (seratus tujuh puluh satu juta enam ratus ribu rupiah).

Berbekal dari modal pinjaman tersebut produk makanan Entin Saptinah membentuk Kelompok Wanita Tani Hutan (KWTH) dan jenis produknya bertambah dengan jenis Gemlong, Kremes, Kripik Pisang, Noga Kacang dan Noga Kelapa.

Gemblong sebagai tambahan produksi usaha yang merupakan oleh-oleh hasil pelatihan BLK (Balai Latihan Kerja) Kabupaten Kuningan serta pertukaran informasi dengan Kelompok Wanita Tani Hutan yang menghasilkan produk kremes.

Hasil produksi Entin Saptinah tersebut telah terdaftar di Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, sehingga kebersihan dalam pengolahan pabrik pun tidak diragukan lagi dan Produk yang dipasarkannya sudah lintas Nasional tidak hanya sekitar Kabupaten Kuningan saja akan tetapi kota-kota besar seperti Cirebon, Bandung, Jakarta dan bahkan sampai ke Bali pun sudah tersebar.

Perum Perhutani KPH Kuningan sebagai pemberi pinjaman modal PKBL tersebut telah memperkenalkan produk-produk yang dihasilkan dalam kegiatan pameran pembangunan atau yang sejenisnya di Kabupaten Kuningan.

Source Produk Wanita Desa Hutan Binaan Perhutani Kuningan Sampai Pulau Bali

Leave A Reply

Your email address will not be published.