Produk Non-SNI Masih Dominasi Pasar

11

Mon, 19 January 2015 08:29:30 +0700 —¬†Menteri Perdagangan Rachmat Gobel berjanji akan menindak tegas peredaran barang yang tidak sesuai ketentuan. Dia menyebutkan hal ini dilakukan untuk melindungi konsumen.

“Demi menjaga dan melindungi konsumen, kami tidak akan kompromi. Kementerian Perdagangan akan menindak tegas setiap produk yang tak sesuai standar,” tegas Mendag Rachmat dalam siaran tertulis, Sabtu (17/1/2015).

Dia menyebutkan bahwa Kemendag telah melakukan pengawasan barang beredar tahap III sepanjang September-Desember 2014. Pengawasan dilakukan terhadap 252 produk yang terdiri dari kelompok produk elektronika dan keperluan rumah tangga, telekomunikasi dan informatika, suku cadang kendaraan bermotor, produk tekstil, produk makanan, serta jenis barang lainnya.

Untuk kategori produk SNI yang diawasi sebanyak 167 buah atau 66,3 persen. Dari jumlah itu 98 produk dinyatakan tidak sesuai, 61 sesuai, dan delapan produk masih dalam pengujian di laboratorium.

Sedangkan pengawasan dalam kategori manual dan kartu garansi (MKG) sebanyak 17 buah atau 6,75 persen, hanya dua produk sesuai dan 15 tidak sesuai. Sementara kategori pencantuman label dalam bahasa Indonesia sebanyak 68 buah atau 26,95 persen, hasilnya 17 sesuai dan 51 dinyatakan tidak sesuai.

“Secara keseluruhan, produk yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebanyak 164 buah atau 65 persen, produk yang sesuai ketentuan sebanyak 80 buah atau 31,75 persen, dan yang masih dalam proses uji laboratorium sebanyak delapan buah atau 3,25 persen,” tutupnya.

Source Produk Non-SNI Masih Dominasi Pasar

Leave A Reply

Your email address will not be published.