Presiden Jokowi Tinjau Kesiapan Rencana Ekspansi INALUM di Kaltara

21

Rabu, 18 Oktober 2017 10:24:46

Bulungan – Presiden Joko Widodo menaruh perhatian serius terhadap rencana pengembangan PT INALUM (Persero) di KIPI (Kawasan Industri & Pelabuhan Internasional) Tanah Kuning di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara dengan berkunjung langsung ke stand INALUM di Lapangan Agatis – Tanjung Selor serta berdiskusi dengan S.S. Sijabat (Direktur Operasi & Plt Direktur Pengembangan Bisnis) di sela-sela kunjungan kerjanya ke Tanjung Selor. Jokowi menegaskan bahwa kunjungan kerjanya ke Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bertujuan untuk meninjau kesiapan infrastruktur dalam rangka menarik investasi ke provinsi paling muda di Indonesia tersebut, termasuk dalam hal ini INALUM.

“Karena akan ada investasi besar yang akan masuk ke sini. BUMN INALUM akan kita geser ke sini dengan kapasitas tiga kali lipat dari kapasitas yang ada di Kuala Tanjung, Sumatera Utara,” ujar Presiden usai penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Program Keluarga Harapan (PKH), Jumat (6/10) lalu.

Menurut Presiden, investasi di sektor pembangkit listrik tenaga air juga akan didorong oleh Pemerintah, mengingat besarnya potensi yang dimiliki Kaltara.

“Tadi saya sudah tanya ke Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur, Pak Bupati Bulungan, sudah disiapkan sebesar 11.000 hektar. Itu yang tadi saya tanyakan mengenai kesiapan-kesiapan yang ada,” jelas dia.

INALUM yang kini dinakhodai Budi Gunadi Sadikin telah merambah ke industri hilir aluminium dengan menghasilkan Aluminium Billet dan Alloy.  Sebagai satu-satunya peleburan aluminium di Indonesia, perusahaan pelat merah ini sedang mulai mempersiapkan proyek pengembangan bisnisnya untuk membangun klaster aluminium di KIPI Tanah Kuning dengan mempertimbangkan potensi energi listrik tenaga air yang berlimpah dari Sungai Kayan. Dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan, INALUM akan membangun klaster Aluminiumdengan kapasitas 500 ribu hingga lebih dari 1 juta ton per tahun.

”Saat ini sedang tahap pengadaan konsultan Pre-Feasibility Study dan kita juga sedang menunggu ketersediaan energi listrik”, jelas Sijabat.

Sijabat juga menyampaikan kepada Presiden perihal progres proyek turunan produksi aluminium Billet dan Alloyyang groundbreakingnya diresmikan oleh Bapak Presiden pada 27 Januari 2015 yang lalu telah memasuki masa commissioning dan telah dipasarkan kepada pelanggan Perusahaan sejak 23 Juni 2017.

Source Presiden Jokowi Tinjau Kesiapan Rencana Ekspansi INALUM di Kaltara

Leave A Reply

Your email address will not be published.