PGN Salurkan Hewan Qurban dan Sedekah Senilai Rp 1,3 Miliar ke Korban Gempa Bumi Lombok

89

22 Agustus 2018 | PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyalurkan hewan kurban dan sedekah berbentuk paket daging dalam kemasan dengan nilai total Rp 1,3 miliar kepada masyarakat korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pemberian bantuan tersebut dilakukan dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah yang diselenggarakan di lingkungan kantor pusat PGN.

“Alhamdulillah keluarga besar PGN bisa membantu saudara-saudara kami di Lombok yang tengah kesulitan karena musibah gempa bumi di Hari Idul Adha yang suci ini. Dengan melakukan qurban, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Lombok yang sedang mengalami kesusahan,” kata Sekretaris Perusahaan PGN, Rahmat Hutama dalam keterangan resmi.

Usai melaksanakan salat Idul Adha di halaman parkir gedung C kantor pusat PGN, Rabu (22/8), PGN yang diwakili Direktur Infrastruktur dan Teknologi, Dilo Seno Widagdo, menyerahkan sejumlah hewan qurban untuk masyarakat di sekitar kantor PGN yang berlokasi di Jl. Kyai H. Zainul Arifin, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat.

Hewan qurban tersebut dititipkan ke Polsek dan Koramil Tamansari di Kelurahan Krukut, dan pengurus Masjid An Nur dan Masjid An Nasir yang menyelenggarakan pemotongan hewan qurban.

“Sementara bantuan hewan qurban dalam bentuk paket daging dalam kemasan untuk masyarakat Lombok, diserahkan melalui Rumah Zakat untuk diteruskan kepada mereka yang tengah tertimpa musibah,” katanya.

Panitia Idul Adha PGN berhasil mengumpulkan sebanyak 41 ekor sapi dan 31 ekor kambing qurban dari para pegawai perusahaan, yang nantinya akan dibagikan dalam bentuk 15.280 kaleng senilai Rp 787,75 juta.

Selain itu juga terkumpul sedekah sebanyak Rp 521,78 juta dari para pegawai PGN dan anak usaha, setara dengan 10.045 kaleng kornet dan 277 kaleng rendang yang semuanya akan diberikan untuk masyarakat Lombok.

Source PGN Salurkan Hewan Qurban dan Sedekah Senilai Rp 1,3 Miliar ke Korban Gempa Bumi Lombok

Leave A Reply

Your email address will not be published.