Pertumbuhan Uang Beredar M2 Kembali Melambat Pada November 2017

11

2 Januari 2018 | Posisi M2 pada November 2017 tercatat sebesar IDR5.320,0 triliun atau tumbuh 9,3% yoy, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 10,6% yoy. Perlambatan pertumbuhan M2 terjadi pada seluruh komponen pembentuknya.

Perlambatan pertumbuhan M2 dipengaruhi oleh kontraksi operasi keuangan Pemerintah Pusat (Pempus), perlambatan pertumbuhan kredit, dan perlambatan pertumbuhan aktiva luar negeri bersih.

Kontraksi operasi keuangan Pempus tercermin dari simpanan Pempus di Bank Indonesia dan perbankan yang tumbuh signifikan dari 9,8% yoy pada Oktober 2017 menjadi 25,5% yoy pada November 2017. Kredit perbankan pada November 2017 tumbuh melambat menjadi 7,4% yoy, dibandingkan bulan Oktober 2017 yang tumbuh 8,1% yoy. Sementara itu, aktiva luar negeri bersih tumbuh melambat dari 18,1% yoy pada Oktober 2017 menjadi 17,2% yoy pada November 2017.

Suku bunga kredit dan suku bunga simpanan berjangka kembali menurun yang mencerminkan transmisi penurunan suku bunga kebijakan Bank Indonesia.

Pada November 2017, rata-rata suku bunga kredit tercatat 11,45% atau turun 10 basis poin dari bulan sebelumnya. Demikian halnya suku bunga simpanan berjangka dengan tenor 1, 3, 6, 12, dan 24 bulan yang masing-masing tercatat sebesar 5,80%, 6,17%, 6,63%, 6,82% dan 6,72%, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 5,89%, 6,32%, 6,74%, 6,93% dan 6,93%.

Tim riset ekonomi Bank Mandiri memperkirakan pertumbuhan kredit dan DPK pada 2017 dan 2018 akan relatif lebih baik dibandingkan tahun 2016 sejalan dengan ekspektasi membaiknya perekonomian domestik dan global.

Kami memperkirakan kredit tumbuh sebesar 8,2% yoy pada 2017 dan meningkat menjadi 12.2% yoy pada 2018, lebih tinggi dibandingkan 7,8% yoy pada 2016. Sementara DPK tumbuh sebesar 9,5% yoy pada 2017 dan meningkat menjadi 11,2% yoy, lebih tinggi dibandingkan 9.6% yoy pada 2016.

Source Pertumbuhan Uang Beredar M2 Kembali Melambat Pada November 2017

Leave A Reply

Your email address will not be published.