Pertamina Charity Run For Lombok 73 Km

31

31 Agustus 2018 — Pertamina berhasil mengumpulkan dana untuk korban terdampak gempa Lombok sebesar Rp 104 juta pada program Charity Run for Lombok 73 Km yang diadakan di Kantor Pusat PT Pertamina (Persero), Jumat (31/8/2018).

Ada tujuh atlet yang berkontribusi dalam acara ini antara lain, diantaranya Titi S Budiedi dari fungsi Corporate Finance, Nazif Armidarya dari divisi CBO, Stefanus Mandalika (Pertamina EP), Ika Prihatsanti (CICT), Priyo Hadi Wibowo (CICT), Desie Maulani Charman (Controller), dan Dian Irawan dari FBS. Ketujuh atlet ini dibagi ke dalam dua tim, yaitu tim 73 km dan tim relay 73 km.

Menurut Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman, tujuan acara ini adalah melalui olahraga, mengajak insan Pertamina untuk memberikan kontribusi kepada korban gempa Lombok.

Arief sangat mengapresiasi antusiasme insan Pertamina mengikuti kegiatan ini. “Target pengumpulan dana adalah Rp 73 juta. Namun sekarang sudah melebih target, mencapai Rp 104 juta. Kami bekerja sama dengan fungsi CSR & SMEPP serta Bazma untuk segera menyerahkan data tersebut ke Lombok. Hari ini ditutup, hari Senin (3/9/2018) kita serahkan,” tukasnya.

“Ini kan bagian dari program enggagement dari Direktorat Keuangan. Tema kita tahun ini adalah konsolidasi, kolaborasi dan kontribusi. Nah, ini bagian dari kontribusi. Kita tidak hanya berpikir tentang pekerjaan, tapi juga bisa berkontribusi ke masyarakat. Hasil dari penggalangan dana disumbangkan ke korban gempa Lombok. Nanti ada lagi, seperti pasar murah untuk mitra Pertamina,” tambahnya.

Ia berharap acara ini dapat lebih meningkatkan kepekaan sosial terhadap pekerja Pertamina sehingga dapat tercipta hubungan saling peduli dan hubungan kemanusiaan antar sesama masyarakat Indonesia.

“Kita jangan hanya memikirkan diri sendiri, pekerjaan, gaji, tapi juga bagaimana kita bisa berkontribusi kepada masyarakat sekitar dan melakukannya dengan cara yang fun,” pungkas Arief.

Source Pertamina Charity Run For Lombok 73 Km

Leave A Reply

Your email address will not be published.