Personal Brand: Sebuah Identitas Untuk Menunjukkan Kualitas Diri Dalam Lingkungan Kerja

4

Selasa, 21 Juni 2016 | Personal Brand. Disadari atau tidak, setiap orang pasti membutuhkan hal tersebut. Dengan hal tersebut, seseorang dapat menunjukkan bagaimana kemampuan sesungguhnya yang dimiliki.

Personal brand, lebih ke arah menunjukkan kemampuan diri dan bagaimana rekan kerja melihat serta menilai diri kita sesungguhnya di dalam lingkungan kerja. Dorie Clark, pakar profesional dalam bidang Human Resource, menuliskan dalam bukunya yang berjudul “Reinventing You” (Harvard Business Review Press, 2013), bahwa ada tiga elemen penting yang dapat membantu seseorang melakukan personal brand. Dengan melakukan tiga elemen tersebut, seseorang diyakini dapat meningkatkan kemampuannya dalam bekerja dan meraih posisi yang seharusnya diduduki.

Elemen pertama adalah menentukan bagaimana seharusnya diri kita dinilai oleh rekan kerja. Itu adalah hal yang paling penting. Tanpa disadari, diri kita sudah dinilai oleh orang-orang di sekitar kita, baik itu di lingkungan masyarakat ataupun perusahaan. Pertanyaannya adalah, apakah penilaian tersebut sudah sesuai dengan apa yang kita harapkan? Cerminan diri kita terpantul dari respon orang-orang di sekitar kita.

Dorie Clark mengatakan, seringkali kita merasa sudah mengerti bagaimana penilaian dari sekitar kita. Hasilnya, ternyata berbeda. Maka, cara paling mudah adalah bertanyalah ke orang-orang di sekitar kita. Mintalah orang-orang di sekitar, untuk mengatakan tiga hal yang mereka nilai terhadap diri kita. Cara ini disebut Clark dengan metode “the three word exercise”. Jawaban dari mereka akan membuat kita mengerti langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan untuk membentuk personal brand yang kita inginkan.

Elemen kedua, pertegas brand yang ingin kita bentuk di lingkungan perusahaan. Apakah kita ingin dikenal sebagai seorang leader? Problem solver? Trainer? Atau yang lainnya?

Untuk mempertegas hal tersebut, ada dua hal yang harus dilakukan. Pertama, pikirkan bagaimana meningkatkan kemampuan kita secara maksimal pada brand yang kita tentukan. Semisal, kita ingin dikenal menjadi seorang leader, maka jadilah relawan dalam kegiatan-kegiatan di lingkungan perusahaan. Tunjukkan kualitas kepemimpinan kita pada kegiatan tersebut. Cara lain untuk meningkatkan kemampuan adalah dengan mengikuti seminar dan pelatihan. Memperbanyak membaca buku juga dapat dijadikan sebagai alternatif.

Kedua, pikirkan bagaimana menginformasikan pencapaian kita kepada sekitar. Tentu harus pada situasi dan menggunakan media yang tepat. Salah satu caranya, dengan memanfaatkan media virtual, seperti blog/personal website, media sosial atau bahkan e-mail signature.

Elemen ketiga, jalankan brand tersebut. Take action! Penyempurna dari tindakan bagaimana menentukan seharusnya diri kita dinilai dan mempertegas brand adalah dengan cara take action! Dengan cara itulah, kita dapat membentuk personal brand yang kita inginkan.

Source Personal Brand: Sebuah Identitas Untuk Menunjukkan Kualitas Diri Dalam Lingkungan Kerja

Leave A Reply

Your email address will not be published.