Perkuat Pelayanan untuk Mendukung Daya Saing

33

08 April 2016

Surabaya – Marketing dan Sales telah menjadi kebutuhan primer di dalam suatu perusahaan. Tanpa terkecuali PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) yang biasa disebut Pelindo III. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan ini kembali mengelar pelatihan pemasaran yang bertajuk ’’B2B Selling Techniques’’ yang digelar pada tanggal 8-9 April 2016 di Ruang Karang Jamuang Pelabuhan Tanjung Perak. Seorang sales dituntut proaktif dalam memasarkan produk dan jasanya. Salah satunya, memiliki inisitatif secara berkala mendatangi para pelanggannya.

’’Sales harus mendatangi pelanggan supaya customers aware (pelanggan tahu),’’ ujar  Anang Supardi, Facilitator MarkPlus Institute.

Setelah pelanggan aware, lanjut Anang, pelanggan akan appeal (tertarik) dan mulai ask (bertanya) mengenai produk dan jasa yang ditawarkan, kemudian mulai act (membeli) dan yang terakhir adalah advocate (membela) produk yang dibeli.

’’Para pelanggan bisa menjadi pembela yang baik apabila mereka benar-benar merasa puas atas produk kita,’’ terangnya.

Namun demikian, tambah Pria yang pernah jadi Dosen di Universitas Indonesia ini, proses pemasaran dan penjualan tidak selalu lancar dan berhasil. Oleh karena itu, diperlukan sikap yang tangguh dan pantang menyerah.

’’Tidak semua yang tahu itu tertarik dan langsung membeli,’’ katanya.

Selain mendatangi, sales juga dapat menggunakan media jejaring sosial seperti website, facebooktwitter dan lainnya untuk melakukan pemasaran dan penjualan.

’’Kita bisa meng-upload foto produk dan jasa kita di facebook. Tujuannya, agar pelanggan tahu,’’ katanya.

Kemudian, seorang sales harus menjadi dapat mengukur dan memprediksi bahwa upaya pemasaran yang telah mereka lakukan dapat menjaring berapa pelanggan.

’’Sama saja kalau kita punya facebook dengan followers dua ribu. Kemudian, pada saat saya meng-upload foto ultah saya, ada sekitar 200 orang yang aware dengan menge-like atau komen, yang sebelumnya sudah saya prediksi,’’ ujarnya.

Anang juga menekankan bahwa menjadi seorang sales agar selalu berpenampilan baik, rapi, wangi serta selalu tersenyum. Selain itu, seorang sales harus bisa membedakan antara jasa dan service. Jasa adalah penjualan produk jasa dan service adalah layanan yang diberikan yang harus memiliki keunggulan dan disesuaikan segmentasi. Penyajian inilah yang membedakan kelas seorang sales. Seorang sales yang hanya menjual jasa disebut sebagai sales yang transaksional seperti di pasar-pasar tradisional. Akan tetapi, sales yang menjual jasa dan services adalah Business to Business Sales atau Entreprise Sales, seperti sales kapal dan lift.

’’Oleh karena itu jadilah Entreprise Sales agar berkelas,’’ tegasnya.

Pelatihan pemasaran ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menghadapi era persaingan di dalam penyediaan jasa kepelabuhanan, mengingat sejak diundangkannya Undang-undang No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, telah bermunculan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) swasta yang siap menjadi kompetitor Pelindo III.

’’Kami optimis dapat bersaing dengan mereka. Salah satunya dengan mempersiapkan tenaga pemasaran yang handal dan mengutamakan services,’’ kata Kahumas Pelabuhan Tanjung Perak, Oscar Yogi Yustiano.

Source Perkuat Pelayanan untuk Mendukung Daya Saing

Leave A Reply

Your email address will not be published.