Perhutani Dukung “Kemah 1000 Tenda” di Probolinggo

11

PROBOLINGGO, PERHUTANI (29/07/2019) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Probolinggo mendukung pelaksanaan kegiatan ‘Kemah 1.000 Tenda’ yang di gelar di kawasan hutan petak 25a Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Klenang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Probolinggo pada tanggal 26-29 Juli 2019.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 8.000 anggota Pramuka Penggalang dari siswa SD, SMP, MI & MTs se-Kabupaten Probolinggo. Dalam pembukaan kegiatan turut hadi Bupati Probolinggo, Puput Tantriana selaku Majelis Pembimbing Kwartir Cabang Kabupaten Probolinggo, Administratur KPH Probolinggo Imam Suyuti, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Probolinggo.

Administratur KPH Probolinggo Imam Suyuti dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan ‘Kemah 1.000 Tenda’ merupakan bagian sinergitas yang positif anatara Perhutani dengan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Probolinggo. Pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut, “Kami yang siapkan lokasi perkemahaannya,” ujar Imam.

Imam juga berpesan kepada seluruh peserta agar tidak melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan terjadi nya kebakaran hutan, karena lokasi kemah berada di kawasan hutan. Dia juga memerintahkan segenap jajarannya dilapangan untuk membantu keamanan dan mendukung seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan oleh peserta kemah.

Sementara itu Bupati Probolinggo, Puput Tantriana menyampaikan terima kasih kepada jajaran Perhutani KPH Probolinggo yang sudah membantu menyiapkan lokasi perkemahan di kawasan hutan jati tersebut.

“Saya berpesan kepada seluruh pembina dan pendamping agar menjaga siswanya sampai dengan kegiatan ini selesai dan selalu menjaga kebersihan lokasi perkemahan,” ujarnya.

‘Kemah 1000 Tenda’ tesebut merupakan rangkaian kegiatan untuk seleksi anggota Pramuka yang akan mewakili Kabupaten Probolinggo dalam kegiatan Jambore Daerah Jawa Timur tahun 2019.

Source Perhutani Dukung “Kemah 1000 Tenda” di Probolinggo

Leave A Reply

Your email address will not be published.