Perhutani dan Masyarakat Awilega Tasikmalaya Membuat Perangkap Untuk Atasi Gangguan Binatang Liar

27

PERHUTANI, TASIKMALAYA (7/11/2015) | Perhutani Tasikmalaya, Koramil Simpang dan Masyarakat Desa Hutan Culamega Sarimukti mitra Perhutani yang berada Kp.Awilega, Desa Cipicung, Kec.Culamega, Tasikmalaya Selatan masuk wilayah RPH Simpang bersama-sama membuat perangkap untuk menangkap kawanan ajag atau anjing hutan yang turun dari gunung dan sudah meresahkan warga. Jumat.

Kepala Dusun Awilega, Tarsudin mengungkapkan, selama sepekan ini kawanan ajag atau anjing hutan sudah menggagu ke perkampungan dan memangsa sembilan ekor domba milik warga, sehingga membuat resah, kami bersama Perhutani, Babinsa, Babinmas dan Warga bermusyawarah untuk mencegahnya. Lalu, mengadakan kegiatan ronda malam, selain membuat jebakan itu.

Waka Administratur Perhutani, Deden Yogi Nugraha menyampaikan keberadaan Kp.Awilega terbilang dekat dengan hutan yang ada wilayah di RPH Simpang, kemungkinan turunnya anjing hutan ke lingkungan pemukiman masyarakat lantaran musim kemarau panjang, yang menyebabkan kekeringan di area hutan, dan membuat kurangnya makanan.

Perhutani merasa peduli dengan adanya keresahan dari warga Kp Awilega yang tergabung dalam LMDH Culamega Sarimukti itu, sehingga kami bersama aparat Babinsa, Babinmas dan warga akan memburu ajagdi tempat-tempat yang diduga menjadi sarang mereka, karena kehadiran binatang itu kalau dibiarkan, selain meresahkan warga dan tentu merugikan, memangsa domba-domba peliharaan penduduk, jelas Deden

Source Perhutani dan Masyarakat Awilega Tasikmalaya Membuat Perangkap Untuk Atasi Gangguan Binatang Liar

Leave A Reply

Your email address will not be published.