Perhutani Balapulang Tutup Tahun Dengan Ground Breaking Tanaman

8

BALAPULANG, PERHUTANI (31/12/2015) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang mengakhiri Tahun 2015 dengan acara Groundbreaking Tanaman bersama-sama dengan Muspika kecamatan Margasari kabupaten Tegal dan stakeholder lainya di petak 20c Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kalilumping, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan ( BKPH) Linggapada.

Dalam acara itu juga diserahkan reward kepada mandor persemaian, tanaman dan tebangan terbaik tingkat KPH serta diserahkan juga Surat Keputusan Kenaikan Pangkat Reguler dan Pangkat Pengabdian kepada sembilan orang karyawan.

Kegiatan groundbreaking dilaksanakan oleh 250 orang terdiri dari perwakilan karyawan karyawati, Camat, Kapolsek, Danramil , Kepala Desa Kaligayam kecamatan Margasari, perwakilan dari Dinas Tanbunhut kabupaten Tegal serta pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan ( LMDH) setempat. Dalam acara itu telah ditanam bibit jati Jati Plus Perhutani Stek Pucuk (JPP SP) sebanyak 300 plances oleh seluruh peserta.

Administratur Perhutani Balapulang, Gunawan Sidik Pramono menyampaikan bahwa pembuatan tanaman tahun 2015 Perhutani Balapulang seluas 1762,7 Ha, sehingga dibutuhkan kerja keras bersama untuk mewujudkan sukses tanaman di KPH Balapulang.

“Kunci sukses tanaman adalah tiap-tiap acir terdapat tanaman dan tumbuh dengan baik. Pembuatan tanaman merupakan tahapan yang sangat penting dalam usaha pelestarian pemanfaatan hutan yang berkelanjutan dan untuk meningkatkan keberhasilan pembuatan tanaman perlu petunjuk pelaksanaan yang sesuai dengan pola kerja, diantaranya bibit/plances yang bermutu dan support dari semua pihak. Dengan acara groundbreaking ini diharapkan pelaksanaan kegiatan pembuatan tanaman di lapangan tambah semangat, apalagi segenap Asper dan KRPH telah mendapatkan fasilitas berupa motor Trail, sehingga petak-petak tanaman di medan yang sulitpun dapat terjangkau petugas”, tutupnya.

Source Perhutani Balapulang Tutup Tahun Dengan Ground Breaking Tanaman

Leave A Reply

Your email address will not be published.