Peran Penting Pelabuhan Tanjung Perak Meningkatkan Lalu Lintas Perdagangan

20

20 Februari 2015

Surabaya – Meningkatnya perekonomian mikro maupun makro Indonesia Timur, khususnya di wilayah Jawa Timur beberapa tahun belakangan ini berdampak terhadap bisnis bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Dengan membaiknya perekonomian itu telah melahirkan aktivitas bongkar muat antar pulau domistik serta aktivitas bongkar muat ekspor maupun impor yang meningkat pula hingga memerlukan peran lebih besar terhadap pelabuhan. Hal itu membuka peluang bagi PT Pelindo III untuk mengkemas Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya agar lebih berkembang lagi.

Melihat kian berkembangnya Pelabuhan Tanjung Perak tidak tertutup kemungkinan pelabuhan ini menjadi sebuah pelabuhan yang besar nomor satu di Indonesia menggeser posisi Tanjung Priok. Mengenai fasilitas yang tersedia di Pelabuhan Tanjung Perak disebutkannya antara lain terminal Jambrut panjang dermaga 2.190meter, luas gudang 43.265 m2, luas lapangan penumpukan 34.000 m2. Terminal Mirah panjang dermaga 640, luas gudang 13.450, luas lapangan penumpukan 24.000 m2, terminal Berlian panjang dermaga 1.620 m, luas gudang 11.735 m2, luas lapangan 40.000 m2.

Kemudian terminal Nilam panjang dermaga 930 m, luas lapangan 40.000 m2, terminal Kalimas panjang dermaga 2.270 m, luas gudang 6.180 m2, luas lapangan 4.000 m2, terminal TPS panjang dermaga 1.450 m, luas gudang 10.000 m2,luas lapangan 490.000 m2. Dengan kian berkembangnya pelabuhan di kota pahlawan tersebut maka kian terlihat pula peningkatan kunjungan kapal. Masalahnya, posisi Tanjung Perak yang strategis untuk kawasan Indonesia Timur, dan memiliki lokasi yang berdekatan dengan kawasan industri, serta upah buruh yang agak murah, sumberdaya manusia tersedia dan beberapa kelebihan lainnya dibandingkan pelabuhan lainnya di tanah air.

Melihat kenyataan tersebut kian banyak saja pelaku aktivitas pelabuhan lain di Indonesia termasuk Tanjung Priok yang kini mengalihkan aktivitasnya ke Tanjung Perak. Dengan berkembangnya aktivitas pelabuhan Tanjung Perak maka pelabuhan ini kian dibenahi bukan saja yang ada di Tanjung Perak Surabaya seluas 350 hektare, tetapi kedepan akan meluas ke wilayah Gresik, Pulau Madura dan terminal multipurpose Teluk Lamong dengan lahan yang dicadangkan melebihi 2500 hektare.

Guna mengembangkan pelabuhan tersebut, bukan saja memacu beberapa unit terminal, tetapi juga memacu beberapa anak perusahaan di bawah Pelindo III, bahkan dalam mengembangkan pelabuhan ini Pelindo III sudah mengucurkan dana investasi pada setahun terakhir sedikitnya Rp6,1 trilun per tahun. Beberapa fasilitas yang ada di wilayah Tanjung Perak pun terus dibenahi termasuk peralatannya hingga kedepan bisa mewujudkan pelabuhan ini menjadi pelabuhan utama di tanah air. Dengan adanya Pelabuhan Tanjung Perak telah memberikan suatu kontribusi yang cukup besar bagi perkembangan ekonomi dan memiliki peranan yang penting tidak hanya bagi peningkatan lalu lintas perdagangan di Jawa Timur tetapi juga di seluruh Kawasan Timur Indonesia.

Source Peran Penting Pelabuhan Tanjung Perak Meningkatkan Lalu Lintas Perdagangan

Leave A Reply

Your email address will not be published.