Penyediaan Kopi Asli Daerah Saat PON 2016 Diakui Strategis

13

 5 September 2016 — Bandung Administrator PT. Perkebunan Nusantara VIII, Iwan Hartadi mengatakan, penyebarluasan kopi asli daerah selama gelaran PON dalam dua pekan sangat potensial. Pihaknya bersama seluruh petani kopi se Jawa Barat sudah lama menanti momentum karena dengan gelaran PON, produk kopi asli Jawa Barat akan lebih dikenal di seluruh wilayah Indonesia.

“Kopi asli Jawa Barat memiliki keunggulan dan keistimewaan bahkan secara kualitas, Kopi dan teh asli Jabar adalah yang terbaik dan diakui oleh dunia Internasional,” jelas Iwan, Senin (5/9/2016). Semantara untuk produksi di kebun talun saat ini mencapai 20 ton untuk luas lahan 10 hektar dengan hasil 600 kg green bean kopi kualitas terbaik dari jenis Arabica untuk tiap hertarnya dengan kualitas premium dan speciality.

Iwan menambahkan, kedepan pihaknya akan segera menambah untuk lahan Kopi dengan total lahan mencapau 5000 hektar untuk perkebunan Sinumbra, Rancabali, kertamanah, talun sanatosa, Purbasari dan wilayah Garut Dayeuh Manggung. Sebelumnya, Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 ke 19 di Jawa Barat menjadi ajang pengusaha kopi asli daerah mengembangkan produk unggulan baik bagi atlet maupun tamu undangan.

Petani kopi yang tergabung dalam Gabungan Petani Kopi Kebun dan Hutan Indonesia (Gapekkhi) siap menyediakan kopi arabica dalam Coffee Official PON ke 19. “Kami siapkan 4 ton kopi Arabica khas Jawa Barat dalam penyelenggaraan PON XIX ini,” ujar Ketua Gapekkhi, Thio Setiowekti. Thio mengatakan, pada PON kali ini, merupakan momen tepat bagi petani kopi di Jawa Barat agar menunjukan kualitasnya dan menjadi kesempatan karena daerah penghasil kopi di Indonesia seperti Sumatra dan Jawa Timur sedang goyah.

Selama ini Sumatra yang dikenal sebagai penghasil kopi, ternyata 60 persen kopinya disupply Jawa Barat. Tidak hanya itu, lanjut dia, masyarakat dihimbau menumbuhkan budaya minum kopi lokal yang dihasilkan di kebun dan hutan Negara sehingga kopi petani Indonesia menjadi kebanggaan bangsa yang disegani dan dinikmati di negerinya sendiri. ”Saya berharap PON di Jabar ini dapat menjadi momentum, dan petani Gapekhi kedepannya dapat memegang pasokan kopi ke seluruh Indonesia. Inginnya dalam PON ini selain prestasi, ekonomi juga dapat menjadi kahiji,” terangnya.

Source Penyediaan Kopi Asli Daerah Saat PON 2016 Diakui Strategis

Leave A Reply

Your email address will not be published.