Penandatanganan MoU antara Indonesia dan India perihal kesepakatan mengembangkan sawit berkelanjutan

12

 19 Juli 2018 — Jakarta  Pada hari Senin  Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) dengan Solvent Extractors Association (SEA) India dan Solidaridad Network Asia Limited (SNAL) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) perihal memperkuat sektor perdagangan minyak sawit dalam jangka panjang di kawasan Asia dengan adanya keberadaan kerangka Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan India National Palm Oil Sustainability Framework (IPOS). Pertemuan tingkat tinggi tersebut berlangsung di kantor Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution berharap kerjasama antara SEA, DMSI, dan SNAL dapat menguntungkan bagi kedua negara serta berharap akan berlanjut dengan jangka waktu yang lama juga sejalan dengan komitmen pemimpin pemimpin kedua negara sehingga dapat membuka peluang bagi keduanya untuk memperkuat sektor perdagangan minyak sawit.

Adapun yang dikatakan Presiden Solvent Extractors Association (SEA) India, sejalan pemikirannya mengenai memperkuat sektor perdagangan minyak sawit dan berharap bahwa sinergi antara ISPO dan IPOS secara bersama-sama akan melindungi daya saing industri kelapa sawit, persiapan menghadapi permintaan pasar di masa depan, dan memenuhi komitmen nasional terhadap produksi dan perdagangan kelapa sawit yang berkelanjutan.

Seperti yang diketahui bahwa Indonesia saat ini merupakan produsen kelapa sawit terbesar dunia dengan area sekitar 14,3 juta ha dan produksi sekitar 40 juta ton. Kelapa sawit merupakan sumber minyak nabati yang berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan konsumsi masyarakat, baik dalam bentuk minyak goreng dan produk hilir lainnya, maupun dalam bentuk bioenergi (biofuel).

Pendatanganan MoU ini disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Naution, Managing Director Solidaridad Network Asia Limited (SNAL) Dr. Shatadru Chattopadhayay, Presiden Solvent Extractors Association (SEA) India Atul Chaturvedi, serta perwakilan dari Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Luar Negeri dan Kementerian / Lembaga (K/L) terkait, dan Perusahaan minyak sawit India.

Selain penandatangan MoU, kegiatan ini juga mendiskusikan sejumlah isu yang ada berkaitan dengan masalah perdagangan Minyak Sawit Indonesia-India, sinergi Kerangka Keberlanjutan ISPO dengan IPOS, serta pengembangan roadmap kerjasama kedepannya.

Source Penandatanganan MoU antara Indonesia dan India perihal kesepakatan mengembangkan sawit berkelanjutan

Leave A Reply

Your email address will not be published.