Pemda Dan Bulog Dipastikan Hadir Saat Harga Naik

9

23 Mei 2019 | PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat menggelontorkan Rp10 miliar untuk operasi pasar murah (OPM) mmenjelang Lebaran 2019 ini. Melalui program tersebut diharapkan harga-harga kebutuhan pokok untuk masyarakat bisa tetap terjaga dan stabil.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan harga kebutuhan pokok di masyarakat mengalami lonjakan setiap jelang Hari Raya Idul Fitri dan momentum hari besar lainnya. Hal ini disebabkan berbagai faktor seperti menyangkut pola konsumsi konsumen.

Oleh karena itu, menurutnya ,OPM menjadi langkah penting agar harga-harga kebutuhan pokok tetap bisa terjangkau masyarakat. Dalam menggelar bazar murah ini, pihaknya bekerja sama dengan Bulog sehingga dipastikan hadir di beberapa kabupaten/kota khususnya yang mengalami kenaikan harga kebutuhan pokok.

“Cirebon, Tasik, Bandung, Sukabumi, Depok, dan Bogor,” kata Iwa saat membuka OPM di Bandung. Melalui cara ini, dia optimistis bisa menekan inflasi yang salah satu penyebabnya kenaikan harga pangan.

“Jadi bazar murah ini penting. Selain untuk menekan harga di pasaran, juga untuk pengendalian inflasi,” katanya. Iwa menyebut, pada 2019 ini pihaknya menargetkan inflasi di Jawa Barat tidak lebih dari 3%. Bila terlalu terlalu tinggi akan sangat dirasakan khususnya oleh masyarakat berpendapatan tidak tetap.

Di tempat yang sama, Wakil Kepala Bulog Divisi Regional III Jawa Barat Juaheni menjamin ketersediaan barang pokok untuk Jawa Barat dalam kondisi aman. Sebagai contoh, pihaknya memiliki 230 ribu ton beras medium yang diprediksi bisa memenuhi kebutuhan untuk 5-6 bulan ke depan.

Pengadaan operasi pasar murah untuk kali pertama digelar di Kota Cimahi, kemarin, juga disambut antusias warga. Sebanyak 1.800 paket yang disediakan untuk warga Kecamatan Cimahi Utara ludes dalam tempo dua jam.

Setiap warga mendapat jatah satu kupon paket yang dijual dengan harga Rp60 ribu yang terdiri dari beras 5 kilogram (kg), gula pasir 3 kg, dan minyak goreng kemasan 3 liter.

Sementara itu, Kepala Bulog Divre Lampung Faisal memastikan stok bahan pangan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Lampung hingga tahun depan. Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar pasar murah di 20 kecamatan. Pasar murah juga digelar bersama Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan Dinas Perdagangan Provinsi. Pasar murah digelar di Tulang Bawang, Lampung Utara, Tanggamus, Lampung Tengah, dan Lampung Timur,” paparnya.

Kian stabil

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Tengah memastikan stok kebutuhan pokok menghadapi Lebaran mencukupi. Bahkan, sekarang ini harga-harga semakin stabil terutama bawang putih yang sempat mengalami lonjalan harga.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Pemprov Jateng Peni Rahayu memastikan harga kebutuhan pokok sudah semakin stabil. Harga bawang putih yang sempat melonjak, kini telah turun dan mencapai Rp32 ribu per kg.

“Namun, ada yang naik sedikit, yakni gula pasir yang seharusnya Rp12.500 menjadi Rp13.500 kg. Segera diantisipasi supaya tidak semakin melonjak,” ungkap Peni seusai sidak di Pasar Manis, Purwokerto, kemarin. Untuk kebutuhan pokok lainnya dipastikan tercukupi.

Source Pemda Dan Bulog Dipastikan Hadir Saat Harga Naik

Leave A Reply

Your email address will not be published.