Pelni launching KM Caraka Jaya Niaga sebagai tol laut

17

05 November 2015

Satu unit kapal Tol Laut milik PT Pelayaran Nasional (Persero)/Pelni, KM Caraka Jaya Niaga III-32, Rabu (4/11/2015) dilepas perdana pelayarannya di dermaga Jamrud selatan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Kapal ini bagian dari tiga trayek dari 6 trayek “tol laut” yang dilepas bersamaan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dan Menteri Perdagangan Thomas Lembong.

Di Surabaya, KM Caraka Jaya Niaga III-32 berusia 25 tahun merupakan buatan PT PAL Indonesia. Kapal yang beroperasi sejak tahun 90-an tersebut akan melalui rute pergi-pulang (PP) Surabaya-Tual-Fak Fak, Kaimana dan Timika Papua. Kepala Kantor Cabang PT Pelni Surabaya Presda Simangasing mengatakan, kapal yang diluncurkan bagian dari tiga kapal Tol laut yangakan ditempatkan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Baca juga: Proyek Tol Laut didukung penuh Asosiasi Logistik Indonesia dan Bupati Wakatobi: Proyek Tol Laut Jokowi-JK harus gaet pelabuhan kecil “Ketiga kapal yang menjadi sarana Tol laut, dilaunchung secara bersama dimana dua diantaranya ditempatkan di Pelabuhan Tanjung Priuk dan satu di Surabaya,” terang Presda. “Untuk yang di Surabaya ini khusus angkutan barang dan kapasitasnya 115 TEUs kontainer dengan isi sebagian besar sembako atau kebutuhan pokok,” tambahnya.

Kapal Tol Laut yang mendapat subsidi pemerintah sekitar 15% dari tarif umum tersebut ditarget bisa mengemas distribusi logsitik hingga 80% sampai dengan akhir tahun 2015. Diharapkan, tahun depan, Tol Laut milik Pelni yang dinakhodai Hery Setyadi ini mampu menaikkan pendapatan dikisaran 15-20% dari total kapasitas. “Untuk angkutan perdana ini, awalnya ada 36 kontainer yang akan kami angkut. Tapi, yang siap baru 29 kontainer,” jelas Presda mendampingi Kepala Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Cpt. Rudiana dan jajaran direksi PT Pelindo III Cabang Tanjung Perak Surabaya.

Kapal Tol Laut KM Caraka Jaya Niaga III-32 ini dimaksimalkan untuk perjalanan 23 hari rute PP di 5 titik lintasan. Dengan demikian, Tol Laut dengan harga terjangkau ini, akan melalui rute-rute tersebut sebulan sekali. “Tarifnya murah, antara Rp7 juta-Rp10 juta. Harga itu sudah include dengan biaya handling dan masuk pelabuhan tujuan,” tambah Cpt. Rudiana.

Dijelaskan, Tol Laut ini merupakan terobosan pemerintah untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat. Selain itu, pendistribusian barang atau logistik di wilayah-wilayah terjauh bisa cepat dengan harga terjangkau. “Beda-beda tipis lah harganya dengan umum. Apalagi, tidak rumit. Karena, kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Kemaritiman, Kemendag dan Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub, serta Kementerian Perhubungan dalam Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang di Laut,” pungkasnya.

Source Pelni launching KM Caraka Jaya Niaga sebagai tol laut

Leave A Reply

Your email address will not be published.