Pelindo III: Target 60 Kunjungan Kapal Pesiar Ke Bali Bisa Tercapai

14

13 Maret 2016

Denpasar – Pelindo III Cabang Benoa tetap optimistis target kunjungan kapal pesiar ke Bali pada tahun ini sebanyak 60 unit akan tercapai, meskipun sejumlah kapal pesiar menyatakan pembatalannya untuk datang, karena alasan keamanan. GM Pelindo III Cabang Benoa Ali Sodiki menyatakan daya tarik Bali sebagai tujuan wisata akan mampu menarik minat sejumlah kapal pesiar untuk berlabuh di Pulau Dewata, sehingga pihaknya tidak mempermasalahkan pembatan tersebut.

“Kami selalu optimistis karena destinasi wisat Bali masih menjadi daya tarik wisatatawan kapal pesiar,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (13/3/2016). Pelindo III Cabang Benoa yakin meskipun ada pembatalan, tetapi masalah tersebut tidak akan lama terjadi karena pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap keamanan. Selain itu, pemerintah juga menjamin faktor keamanan untuk memberikan kenyamanan kepada wisatawan.

Ali menyakini ke depannya jumlah kapal akan semakin meningkat seiring meningkatnya promosi wisata wisata serta pembangunan infrastruktur khususnya di Pelabuhan Benoa. Pelindo III Cabang Benoa mencatat hingga akhir Februari 2016, sudah 13 kapal pesiar dari berbagai negara yang membawa total 15.132 orang, sudah bersandar di pelabuhan terbesar di Bali ini.

Pelaksana Tugas KSOP Benoa Wayan Suantara menuturkan tiga unit kapal pesiar membatalkan kunjungan ke Bali dengan alasan keamanan. Ketiga kapal tersebut adalah Celebrity Solstice, serta Celebrity Millenium, dan Radiance of The Sea yang rencananya bersandar pada 16-17 Maret 2016. Kapasitas penumpang masing-masing kapal tersebut mencapai 2.000 penumpang.

Dalam surat yang dikirimkan kepada KSOP Benoa, kapten kapal Radiance of The Sea menyatakan mereka memantau perkembangan di Indonesia paska keluarnya travel advisory yang dirilis oleh Pemerintah Australia dan Inggris. Selain itu, informasi terbaru yang mereka terima, potensi ancaman teroris semakin meningkat dalam periode mendatang.

Dengan alasan tersebut, kapal yang berlayar dari Sidney, Australia ini memutuskan membatalkan rencana bersandar di pelabuhan terbesar di Bali tersebut dan meminta maaf kepada penumpang serta kepada pihak pelabuhan. Suarta menyatakan meskipun kasus pembatalan kedatangan tiga kapal tersebut jarang terjadi, tetapi merupakan hal lumrah dilakukan untuk melindungi penumpang kapal. “Kami sudah mendapatkan informasi dari sub agen kapalnya disini. Ini sebenarnya bukan terkait keamanan secara khusus di Bali, tetapi lebih karena alasan faktor keamanan Indonesia,” ujar

Ketua Indonesia Congress and Convention Association (INCCA) Ida Bagus Lolec Surakusuma menyarankan kepada pemerintah, agar gencar menyebarkan informasi yang berisi jaminan keamanan kepada wisatawan. Tujuannya, kata dia, untuk melawan balik informasi seperti yang disebarkan oleh Pemerintah Australia terkait masalah keamanan.

“Bisnis kapal pesiar ini sangat sensitif, jadi seharusnya pemerintah lebih gencar lagi tidak sekedar promosi tetapi ada informasi jaminan sektor keamanan,” tutur Konsul Kehormatan Polandia di Bali ini. Menurutnya, promosi pemerintah di media internasional sudah sangat baik dengan muncul di media-media berpengaruh di luar negeri. Namun, informasi yang diberikan masih sebatas promosi destinasi dan slogan, tanpa ada informasi terkait faktor keamanan kepada pengunjung.

Diakuinya biaya promosi keamanan tidak murah, akan tetapi sebaiknya pemerintah mempertimbangkan juga dampak seperti yang terjadi sekarang dengan adanya informasi sepihak dari negara lain terkait potensi ancaman teroris di Indonesia. Lolec menegaskan wisatawan kapal pesiar sangat sensitif, sehingga sudah seharusnya mendapatkan informasi utuh dan menenangkan.

Selain soal keamanan, pihaknya mengusulkan masalah proses masuk bagi kapal pesiar semakin dipermudah dan tidak berbelit-belit sehingga menjadi nilai tambah tersendiri bagi agen untuk mendatangkan. Masih banyaknya otoritas yang harus diinformasikan terkait rencana kedatangan di lokasi berbeda-beda, selama ini membuat pengelola kapal pesiar masih enggan datang meskipun sangat diminati wisatawan.

Source Pelindo III: Target 60 Kunjungan Kapal Pesiar Ke Bali Bisa Tercapai

Leave A Reply

Your email address will not be published.